News
Bupati Aceh Tamiang Minta BLT Rp 1 Juta per KK untuk Korban Banjir
02 Januari 2026 10:34
Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menyampaikan tiga permintaan utama kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas terkait percepatan pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang. Permintaan tersebut mencakup hunian tetap, bantuan pangan, dan bantuan langsung tunai (BLT) bagi korban banjir.
Berdasarkan pendataan pemerintah desa, tercatat sebanyak 37.888 unit rumah hilang dan 4.839 unit rumah rusak berat, sehingga total kebutuhan hunian tetap mencapai 42.727 unit. Selain itu, dengan jumlah penduduk Aceh Tamiang mencapai 313.245 jiwa, pemerintah daerah telah menghitung kebutuhan bahan pokok untuk enam bulan ke depan.
Permintaan Utama
- Hunian Tetap: Kebutuhan hunian tetap mencapai 42.727 unit untuk warga terdampak banjir.
- Bantuan Pangan: Kebutuhan bahan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, dan gula untuk enam bulan ke depan.
- Bantuan Langsung Tunai (BLT): Permintaan BLT sebesar Rp 1 juta per KK untuk 111.570 KK selama satu tahun.
Tanggapan Presiden
Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan menghitung ulang kebutuhan anggaran dan mengintegrasikannya dengan data yang tersedia agar seluruh bantuan tepat sasaran. "Nanti kita hitung dan integrasikan dengan data semua supaya tepat sasaran," kata Prabowo.
Dampak Ekonomi
Kondisi ekonomi masyarakat Aceh Tamiang masih berat, terlebih menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026. Bupati Armia Pahmi berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi pascabencana dan mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat ke kondisi normal.
Apresiasi dan Harapan
Bupati Armia Pahmi menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat dan berharap percepatan pemulihan dapat segera mengembalikan kehidupan masyarakat Aceh Tamiang ke kondisi normal. Permintaan ini akan disampaikan secara resmi melalui surat kepada menteri terkait.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat Aceh Tamiang dapat segera pulih dari dampak banjir dan kembali menjalani kehidupan mereka dengan normal.
