News
Bupati Aceh Tengah Lantik 14 Pejabat Baru untuk Percepat Pemulihan Pasca Bencana
4 jam yang lalu
Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, melantik 14 pejabat eselon II hasil seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) pada Senin, 19 Januari 2026. Pelantikan ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan pasca bencana yang baru saja melanda Aceh Tengah. Dua dari pejabat yang dilantik berasal dari Kabupaten Bener Meriah, yaitu Ruslan Ramadhan sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan Ismail sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK).
Bupati Haili Yoga menekankan bahwa jabatan ini adalah amanah besar untuk melayani masyarakat, terutama dalam situasi pasca bencana. Ia mengingatkan pentingnya pelayanan publik yang efektif dan akurasi data untuk keberhasilan program bantuan dan pemulihan.
Poin Penting
- 14 pejabat baru dilantik untuk mempercepat pemulihan pasca bencana.
- Dua pejabat berasal dari Bener Meriah, menunjukkan kolaborasi antar kabupaten.
- Pelayanan publik yang efektif dan akurasi data menjadi fokus utama.
- Kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan seperti PKK dan Dharma Wanita diperlukan untuk menjangkau masyarakat hingga lapisan paling bawah.
Bupati Haili Yoga juga mendorong para pejabat untuk aktif berkolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan guna memastikan pelayanan pemerintah benar-benar menjangkau masyarakat hingga lapisan paling bawah. Ia menekankan bahwa setiap OPD harus memahami perannya masing-masing untuk memastikan keberhasilan program bantuan dan pemulihan pasca bencana.
Dengan pelantikan ini, diharapkan pelayanan publik di Aceh Tengah dapat berjalan lebih efektif dan efisien, terutama dalam menghadapi tantangan pasca bencana yang masih dirasakan oleh masyarakat.
"Data harus akurat. Jangan sampai masyarakat dirugikan akibat data yang tidak tepat," ujar Bupati Haili Yoga, menegaskan pentingnya ketepatan data dalam penanganan pasca bencana.
Dengan adanya pejabat baru ini, diharapkan masyarakat Aceh Tengah dapat segera mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat, dan penuh empati, terutama dalam penggantian dokumen kependudukan yang hilang, pendataan rumah rusak, hingga penanganan infrastruktur terdampak bencana.
