News
Bupati Aceh Timur Desak BNPB Perbaiki Tanggul Rusak Cegah Banjir Susulan
6 hari yang lalu
Banjir kembali melanda sepuluh kecamatan di Kabupaten Aceh Timur akibat jebolnya tanggul Sungai Arakundo. Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, mendesak Pemerintah Pusat melalui BNPB untuk segera merealisasikan perbaikan tanggul yang kini dalam kondisi rusak parah.
Tanggul Sungai Arakundo jebol di sejumlah titik strategis, mengancam pemukiman warga secara langsung. Bupati Al-Farlaky menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Timur telah memprediksi kerentanan tanggul dan mengajukan permohonan peninggian dan perbaikan tanggul dengan anggaran Rp82 miliar ke BNPB Pusat.
Kondisi Tanggul yang Mengkhawatirkan
- Tanggul Sungai Arakundo yang melintasi empat kecamatan kini menjadi ancaman permanen setiap kali hujan deras turun.
- Kerusakan tanggul dinilai sudah pada tahap memperparah risiko banjir di 10 kecamatan terdampak.
- Tanpa adanya respon cepat dari pusat, ribuan warga di bantaran sungai dipastikan akan terus dihantui banjir kiriman.
Upaya Pemerintah Daerah
- Pemerintah Kabupaten Aceh Timur telah mengajukan permohonan peninggian dan perbaikan tanggul ke BNPB Pusat.
- Anggaran yang diajukan mencapai Rp82 miliar untuk renovasi total atau peninggian struktural tanggul.
- Bupati Al-Farlaky menegaskan bahwa istilah "disegarkan" bukan sekadar perbaikan kecil, melainkan renovasi total agar tanggul mampu menghadapi siklus hujan tinggi di masa depan.
Dampak terhadap Warga
- Ribuan warga di bantaran sungai berisiko terus terkena banjir susulan jika tanggul tidak segera diperbaiki.
- Banjir susulan dapat datang sewaktu-waktu, mengancam kehidupan dan mata pencaharian warga.
- Pemerintah daerah berharap BNPB segera merespon permohonan perbaikan tanggul untuk mencegah dampak yang lebih buruk.
Dengan kondisi tanggul yang semakin memburuk, upaya perbaikan yang cepat dan efektif sangat dibutuhkan untuk melindungi warga dari ancaman banjir susulan. Pemerintah daerah dan pusat diharapkan dapat bekerja sama dalam menangani masalah ini demi keamanan dan kesejahteraan masyarakat Aceh Timur.
