Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Bupati Bireuen Pastikan Sekolah Terdampak Banjir Kembali Berjalan

05 Januari 2026 21:01

Banjir besar yang melanda Kabupaten Bireuen pada 26 November 2025 meninggalkan dampak signifikan terhadap dunia pendidikan. Untuk memastikan proses belajar mengajar (PBM) tidak terhenti terlalu lama, Bupati Bireuen, H Mukhlis, ST, melakukan kunjungan langsung ke sejumlah sekolah yang terdampak.

Senin (5/1/2026), Bupati Bireuen bersama Bunda PAUD Kabupaten Bireuen, Ny Sadriah Mukhlis, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Bireuen, Dr Muslim, MSi, meninjau SDN 2 dan SMPN 1 Peusangan Siblah Krueng. Kedua sekolah ini sempat terendam banjir dan lumpur, namun aktivitas belajar sudah mulai kembali berjalan.

Kondisi Sekolah Pascabanjir

  • SDN 2 dan SMPN 1 Peusangan Siblah Krueng merupakan dua sekolah yang terdampak banjir dan tanah longsor.
  • Meski masih terlihat sisa lumpur dan kerusakan ringan, proses belajar mengajar sudah mulai kembali berjalan.
  • Para guru, orang tua siswa, dan relawan telah bergotong royong membersihkan lingkungan sekolah agar anak-anak bisa kembali belajar.

Komitmen Pemerintah Daerah

  • Bupati Mukhlis menekankan bahwa pendidikan adalah prioritas utama dan pemerintah daerah akan bergerak cepat memperbaiki kerusakan infrastruktur.
  • Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati Mukhlis menyerahkan bantuan berupa uang tunai kepada pihak sekolah untuk mendukung proses pembersihan dan perbaikan fasilitas.
  • Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan di seluruh wilayah terdampak.

Dampak Banjir terhadap Pendidikan

  • Ratusan sekolah dari jenjang TK, SD, hingga SMP ikut terdampak banjir.
  • Langkah cepat dan terukur diperlukan agar tidak mengganggu hak belajar siswa.
  • Bupati Mukhlis berharap kehadiran pemerintah daerah menjadi penyemangat bagi guru, siswa, dan masyarakat untuk terus bangkit.

Dengan kunjungan ini, proses belajar mengajar di Kabupaten Bireuen diharapkan segera kembali normal, sehingga anak-anak dapat menimba ilmu dengan tenang dan nyaman. Gotong royong masyarakat menjadi kunci agar pendidikan tetap berjalan meski di tengah bencana.

Bupati Bireuen Pastikan Sekolah Terdampak Banjir Kembali Berjalan
0123456789