News
13 Ribu ASN Aceh Utara Bersihkan Lumpur Banjir di Langkahan, Bupati Ingatkan Jangan Cuma Foto-foto
06 Januari 2026 19:47
Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, melepas sebanyak 13.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bergotong royong membersihkan lumpur sisa banjir di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya percepatan pemulihan wilayah yang terdampak banjir paling parah pasca ditetapkannya masa transisi darurat bencana.
Bupati mengingatkan agar kehadiran ASN di desa-desa terdampak benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat, bukan sekadar hadir tanpa kontribusi nyata. Ia juga menekankan agar pelayanan publik di kantor-kantor pemerintahan tidak terganggu.
Dampak Banjir di Aceh Utara
- 67 ribu pengungsi tersebar di 210 titik pengungsian di 12 kecamatan.
- Kerusakan dampak banjir juga menimpa sejumlah daerah lain di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Provinsi Aceh.
Langkah Pemulihan
- ASN akan diturunkan secara bergantian, dengan pengaturan jadwal oleh masing-masing kepala dinas.
- Setelah Kecamatan Langkahan dinilai selesai, kegiatan gotong royong akan dilanjutkan ke kecamatan lain yang juga terdampak banjir.
Pesan Bupati
- "Saya minta jaga empati. Jangan sampai kehadiran ASN di lokasi bencana hanya untuk foto-foto, tapi tidak bekerja."
- "Kita datang untuk membantu masyarakat membersihkan lumpur dan memulihkan fasilitas."
Pelayanan Publik
- Bupati meminta para kepala dinas mengatur jadwal dengan baik sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
- "Pelayanan jangan sampai menurun dengan alasan gotong royong. Ini harus diatur secara bergantian dan tertib."
Data Terkini
- 67 ribu pengungsi masih tersebar di 210 titik pengungsian di 12 kecamatan.
- Aceh Utara tercatat sebagai salah satu daerah dengan dampak banjir terparah di wilayah Sumatera.
Gotong Royong
- Seluruh ASN dikerahkan untuk membersihkan fasilitas umum dan rumah-rumah warga.
- Kegiatan ini penting agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat.
Penutup
- Bupati Aceh Utara berharap kegiatan gotong royong ini dapat mempercepat pemulihan pascabencana dan membantu masyarakat yang terdampak banjir.
