News
Bupati Nagan Raya Salurkan Bantuan Rp4,74 Miliar untuk 5.445 Fakir Miskin
31 Desember 2025 19:22
Bupati Nagan Raya, Dr TR Keumangan, secara simbolis menyerahkan bantuan konsumtif senilai Rp4.742.100.000 kepada fakir dan miskin di Kabupaten Nagan Raya. Bantuan ini bersumber dari anggaran Baitul Mal Nagan Raya tahun 2025 dan disalurkan di Masjid Giok pada Rabu (31/12/2025). Bupati menekankan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan keadilan sosial dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi membantu sesama.
Program ini merupakan bagian dari kebijakan pengentasan kemiskinan ekstrem di Nagan Raya. Bupati TRK juga menyoroti pentingnya pengelolaan zakat yang transparan dan bertanggung jawab untuk meningkatkan kepercayaan muzakki.
Penyaluran Bantuan
- Total penerima bantuan: 5.445 orang (1.980 fakir dan 3.465 miskin)
- Nilai bantuan per orang:
- Fakir: Rp1.135.000
- Miskin: Rp720.000
- Metode penyaluran:
- Transfer ke rekening: Rp3.484.260.000 (4.155 orang)
- Tunai: Rp1.257.840.000 (1.298 orang)
Verifikasi dan Transparansi
- Penentuan mustahik dilakukan berdasarkan usulan dari Keuchik Gampong, Ketua Tuha Peut Gampong, dan Ketua Baitul Mal Gampong.
- Baitul Mal melakukan verifikasi faktual ke lapangan untuk memastikan penetapan mustahik sesuai dengan ketentuan Dewan Pertimbangan Syariah Baitul Mal Aceh.
Ajakan Bupati
Bupati TRK mengajak seluruh anggota Badan Baitul Mal Kabupaten Nagan Raya untuk bekerja lebih maksimal, transparan, dan terbuka kepada publik dalam mengelola serta mengumpulkan zakat dan infak. Ia juga mengajak perusahaan-perusahaan di Nagan Raya untuk menyalurkan zakat melalui Baitul Mal guna memberikan dampak yang lebih besar bagi kemaslahatan umat.
Dengan adanya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih berkeadilan dan mengentaskan kemiskinan ekstrem di Nagan Raya.
Sumber Daya Alam dan Potensi Zakat
Bupati TRK menyoroti bahwa Nagan Raya memiliki sumber daya alam yang melimpah, dengan banyak perusahaan yang beroperasi di sektor perkebunan sawit, pertambangan, dan lainnya. Ia mendorong Baitul Mal untuk membangun komunikasi dengan perusahaan-perusahaan tersebut agar mereka menyalurkan zakat melalui Baitul Mal Nagan Raya.
