News
Bupati Aceh Besar pastikan stok pupuk cukup untuk petani pascabencana
06 Januari 2026 20:04
Bupati Aceh Besar Muharram Idris memastikan ketersediaan pupuk bagi petani pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh. Ia meninjau Gudang Pupuk Indonesia (PIM) di Gampong Cot Mon Raya, Kecamatan Blang Bintang, untuk memastikan persediaan terpenuhi dan distribusi berjalan lancar.
"Saat ini di Aceh Besar telah memasuki musim tanam, karena kami ingin memastikan bahwa persediaan terpenuhi dan distribusi berjalan lancar di lapangan," kata Bupati Muharram Idris.
Ketersediaan Pupuk
- Stok pupuk di gudang masih tersedia dan sedang dalam proses pendistribusian ke kios-kios resmi di kecamatan melalui distributor.
- Pabrik Pupuk Iskandar Muda (PIM) terdampak banjir dan sempat menghentikan aktivitas produksi, namun kini kembali normal.
- Distribusi pupuk dilakukan melalui jalur laut untuk mengantisipasi ketersediaan pupuk.
Dampak Bencana
- Banjir dan longsor sempat menyebabkan kelangkaan pupuk akibat terputusnya akses jalan yang menjadi penghubung utama arus transportasi darat.
- Petani di Aceh Besar diharap bersabar karena pupuk akan terus berdatangan ke kios-kios di masing-masing kecamatan.
Harapan Bupati
Bupati Aceh Besar berharap ketersediaan pupuk yang kembali normal dapat mendukung musim tanam dan menjaga hasil panen petani agar tetap optimal.
Informasi Tambahan
- Pemuda di Aceh Besar produksi lima ton pupuk dari kotoran hewan dalam sehari sebagai upaya lokal untuk mendukung ketersediaan pupuk.
Dengan adanya jaminan ketersediaan pupuk, diharapkan petani di Aceh Besar dapat menjalankan musim tanam dengan lancar dan hasil panen yang optimal.
Kesimpulan
Ketersediaan pupuk yang cukup dan distribusi yang lancar sangat penting untuk mendukung petani di Aceh Besar pascabencana banjir. Upaya dari pemerintah daerah dan masyarakat lokal dalam memastikan ketersediaan pupuk patut diapresiasi.
Dengan demikian, petani di Aceh Besar dapat menjalankan musim tanam dengan lebih tenang dan hasil panen yang optimal dapat tercapai.
