News
Camat Gandapura Salurkan 60 Ton Beras Bantuan Banjir untuk Warga Bireuen
04 Januari 2026 20:19
Banjir yang melanda Kecamatan Gandapura, Bireuen, meninggalkan dampak yang cukup besar bagi warga setempat. Untuk membantu pemulihan pascabencana, Camat Gandapura, Azmi SAg, secara langsung terlibat dalam distribusi bantuan beras kepada masyarakat yang terdampak.
Bantuan beras sebanyak 60 ton dialokasikan oleh Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk Kecamatan Gandapura. Distribusi dilakukan secara bertahap dan langsung untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Camat Gandapura juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap perubahan iklim ekstrem dan meminta masyarakat untuk melaporkan kerusakan atau kehilangan akibat banjir.
Distribusi Bantuan Beras
- 4 zak beras dengan berat masing-masing 50 kilogram disalurkan ke Gampong Cot Mane.
- Gampong lain di Kecamatan Gandapura menerima bantuan antara empat hingga lima zak, disesuaikan dengan jumlah kepala keluarga (KK), tingkat kebutuhan, serta tingkat kerusakan gampong pascabencana.
Posko Penanganan Banjir
- Pemerintah Kecamatan Gandapura mengoperasikan posko penanganan banjir tanpa hari libur.
- Lima orang staf kecamatan bekerja secara sistem sif untuk melayani kebutuhan masyarakat dan memastikan kelancaran distribusi bantuan.
Imbauan Camat Gandapura
- Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan iklim yang semakin ekstrem.
- Warga diminta untuk melaporkan kerusakan atau kehilangan akibat banjir kepada keuchik.
- Gampong-gampong yang belum mengambil bantuan beras tahap kedua tahun 2025 diimbau untuk segera mengambilnya di Balai Desa Kecamatan Gandapura.
Langkah cepat dan keterlibatan langsung Camat Gandapura ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan penanganan bencana berjalan maksimal serta memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat terdampak banjir.
Dengan distribusi bantuan langsung, diharapkan tidak ada masyarakat terdampak yang terlewat dari bantuan pemerintah. Camat Gandapura juga berharap bantuan yang telah disalurkan dapat membantu masyarakat pada tahap awal pemulihan pascabencana.
