News
Banjir Aceh: 52 Kecamatan Terisolir, Logistik Dikirim via Udara
04 Januari 2026 16:54
Banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh selama 39 hari masih menyebabkan sejumlah wilayah terisolir. Pemerintah Aceh terus berupaya mendistribusikan bantuan logistik melalui jalur udara untuk menjangkau 52 kecamatan di 10 kabupaten/kota yang terdampak.
Ketua Pos Komando Penanganan Banjir dan Longsor Aceh, M Nasir, menyatakan bahwa distribusi logistik via udara telah dilakukan berdasarkan titik koordinat desa terisolir. Bantuan logistik dikirim ke wilayah-wilayah yang masih terputus akses daratnya, termasuk Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah, Nagan Raya, Aceh Barat, Bireuen, Gayo Lues, Aceh Tamiang, dan Bener Meriah.
Distribusi Logistik via Udara
- 52 kecamatan di 10 kabupaten/kota telah menerima bantuan logistik via udara.
- Distribusi dilakukan berdasarkan titik koordinat desa terisolir yang tersebar di setiap kecamatan terdampak.
- Bantuan logistik dikirim ke gampong-gampong yang masih terisolir akibat terputusnya akses darat.
Upaya Pemulihan Akses Darat
- Pemerintah Aceh mengimbau pemerintah kabupaten/kota untuk segera menyampaikan koordinat wilayah yang belum dapat diakses secara maksimal.
- Upaya pembukaan kembali akses darat terus dilakukan agar arus bantuan dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat segera pulih.
Komitmen Pemerintah
- Pemerintah berkomitmen untuk memaksimalkan distribusi logistik ke seluruh wilayah terdampak, baik daerah yang masih terisolir maupun wilayah yang aksesnya telah terbuka.
- Distribusi logistik via udara difokuskan ke gampong-gampong yang masih terisolir akibat terputusnya akses darat.
Pemerintah Aceh terus berupaya untuk memastikan bahwa bantuan logistik dapat menjangkau seluruh wilayah terdampak dengan tepat sasaran dan efisien. Upaya pemulihan akses darat juga terus dilakukan untuk mendukung pemulihan ekonomi masyarakat Aceh yang terdampak banjir dan tanah longsor.
Dengan adanya distribusi logistik via udara, diharapkan masyarakat di wilayah terisolir dapat menerima bantuan yang mereka butuhkan sambil menunggu akses darat untuk segera pulih.
