Timeline Aceh
aceh.inews.id
aceh.inews.id

Warga Aceh Tamiang Bayar Rp20.000 untuk Akses Bantuan Pasca Banjir

01 Januari 2026 15:07

Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh Tamiang lebih dari sebulan lalu masih meninggalkan dampak yang mendalam bagi warga Desa Baling Karang, Kecamatan Sekerak. Jembatan penghubung utama yang hancur akibat material banjir membuat warga terisolasi dan harus mengeluarkan biaya tambahan untuk akses dasar.

Setiap kali warga perlu keluar masuk desa, termasuk untuk mengambil bantuan logistik, mereka harus menggunakan perahu kecil dengan biaya Rp20.000 per sekali jalan. Kondisi ini tidak hanya memberatkan secara finansial, tetapi juga menimbulkan risiko keselamatan, terutama saat debit air sungai tinggi.

Dampak Terhadap Kehidupan Sehari-hari

  • Akses Terbatas: Warga hanya bisa menyeberang sungai saat kondisi air tenang, membuat mereka terputus total saat hujan deras.
  • Beban Psikologis: Setiap hujan turun, warga dirundung kecemasan akan banjir susulan atau longsor.
  • Ekonomi dan Pendidikan Terhambat: Keterbatasan akses mengganggu aktivitas ekonomi dan pendidikan anak-anak di daerah tersebut.

Desakan kepada Pemerintah

Warga Desa Baling Karang mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan Pemerintah Provinsi Aceh untuk segera membangun jembatan darurat. Tanpa penanganan cepat, kondisi ini akan terus menghambat pemulihan pasca bencana dan memperburuk kualitas hidup warga.

"Kami sangat berharap jembatan segera diperbaiki agar aktivitas normal kembali," ungkap Wira Taufan, salah satu warga yang terdampak. Desakan ini mencerminkan urgensi yang dirasakan oleh seluruh masyarakat setempat untuk mendapatkan akses yang layak dan aman.

Dengan kondisi yang masih rentan, warga berharap agar pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap pemulihan infrastruktur di daerah mereka. Tanpa jembatan yang berfungsi, kehidupan warga akan terus terhambat dan rentan terhadap risiko bencana susulan.

Kondisi Alam yang Tidak Menentu

  • Ketergantungan pada Cuaca: Transportasi air hanya bisa dilakukan saat aliran sungai tenang.
  • Risiko Keamanan: Perahu kecil tidak mampu menerjang arus deras saat curah hujan tinggi.
  • Harapan Pemulihan: Warga berharap adanya jembatan darurat untuk mengembalikan akses dan stabilitas kehidupan.
Warga Aceh Tamiang Bayar Rp20.000 untuk Akses Bantuan Pasca Banjir
0123456789