News
13 Desa di Aceh Hilang Pascabencana, Rehab-Rekon Dimulai dari Titik Terparah
03 Januari 2026 11:15
Banjir bandang dan tanah longsor akhir November 2025 menghapus 13 desa di Aceh dari peta permukiman. Pemerhati politik Risman Rachman menyebut data ini bersumber dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, meski masih bersifat sementara dan memerlukan validasi lapangan.
Risman mendesak pemerintah untuk memulai rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) dari desa-desa yang hilang total, dengan pendekatan hierarki keadilan berdasarkan tingkat kehilangan dan kebutuhan warga.
Prioritas Pemulihan
- Prioritas pertama: Warga dari desa yang hilang total, kehilangan rumah dan lahan, membutuhkan relokasi menyeluruh.
- Prioritas kedua: Korban dengan rumah rusak berat yang masih memiliki alas hak tanah untuk rekonstruksi penuh.
- Prioritas ketiga: Warga dengan rumah tertimbun lumpur, membutuhkan bantuan teknis dan tenaga pembersihan skala besar.
- Prioritas keempat: Korban rumah terendam banjir, membutuhkan pemulihan cepat pada aspek sanitasi dan lingkungan.
Revitalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS)
Risman menekankan pentingnya penataan DAS yang serius untuk mencegah bencana serupa berulang setiap tahun. Ia juga menyoroti perlunya pembagian peran yang jelas antara pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, sektor swasta, LSM, dan komunitas internasional.
Prinsip Build Back Better
Seluruh upaya rehab-rekon harus berlandaskan prinsip Build Back Better, Safer, and Resilient, membangun kembali dengan kualitas yang lebih baik, lebih aman, dan lebih tangguh. Koordinasi dan implementasi kunci berada di tangan Sekretaris Daerah Aceh untuk memastikan rencana berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Keberhasilan rehab-rekon Aceh akan menjadi ukuran sejauh mana negara hadir bagi warganya di saat paling rentan. Risman menegaskan bahwa pemulihan bukan sekadar proyek fisik, melainkan tanggung jawab moral negara terhadap warga yang kehilangan rumah dan tanah tempat mereka berpijak.
Desa yang Hilang
- Kabupaten Aceh Tamiang: Beberapa desa dilaporkan hilang total.
- Kabupaten Aceh Utara: Desa-desa terdampak banjir bandang dan tanah longsor.
- Kabupaten Aceh Timur: Desa-desa yang mengalami kerusakan parah.
- Kabupaten Nagan Raya: Desa-desa yang hilang dari peta permukiman.
