News
Bantuan Sembako dan Gotong Royong Ringankan Beban Warga Blang Peuria Pasca Banjir
2 hari yang lalu
Banjir yang melanda Gampong Blang Peuria, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, meninggalkan trauma mendalam bagi warga. Sebanyak 517 kepala keluarga atau 1.920 jiwa masih berjuang membersihkan rumah, sumur, dan lingkungan dari lumpur dan sampah pasca bencana. Dalam upaya meringankan beban, GP Ansor Aceh bersama FISIP Unimal menyalurkan bantuan sembako langsung kepada warga yang berhak.
Ketua PW GP Ansor Aceh, H. Azwar A. Gani, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan yang telah dilakukan sejak masa darurat. Selain bantuan material, mereka juga melakukan aktivitas gotong royong dan trauma healing untuk anak-anak. "Kami ingin menumbuhkan budaya gotong royong agar warga tidak merasa sendiri menghadapi musibah ini," ujar Azwar.
Dampak Banjir di Blang Peuria
- 517 KK atau 1.920 jiwa terdampak banjir yang datang secara tiba-tiba.
- Warga masih bekerja ekstra membersihkan rumah, sumur, dan lingkungan dari lumpur dan sampah.
- Gotong royong dilakukan untuk membersihkan parit, kantor desa, dan mushalla.
Upaya Pemulihan
- GP Ansor Aceh dan FISIP Unimal menyalurkan bantuan sembako dan melakukan trauma healing.
- Pemkab Aceh Utara bersama Universitas Malikussaleh (Unimal) menurunkan 3.480 mahasiswa dan dosen untuk pendataan kerusakan.
- Rektor Unimal, Prof. Herman Fithra, berkomitmen menyelesaikan pendataan secara akurat dan berkolaborasi dalam rehabilitasi dan rekonstruksi.
Harapan ke Depan
Azwar berharap upaya yang dilakukan dapat meringankan beban masyarakat dan menjadi penguat semangat kebersamaan. "Kami akan semaksimal mungkin hadir meringankan beban warga sampai keadaan kembali normal dan pulih," tegasnya. Taufik Abdullah, Koordinator Relawan Mahasiswa FISIP Unimal, juga menyampaikan bahwa kolaborasi antara Pemkab Aceh Utara dan Unimal akan berdampak positif pada proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh Utara.
Dengan semangat gotong royong dan dukungan dari berbagai pihak, warga Blang Peuria diharapkan dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa sebelum bulan puasa tiba.
