Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Banjir Bireuen: 4 Ribu Hektar Sawah Rusak, 2.736 Hektar Gagal Panen

02 Januari 2026 17:02

Banjir bandang yang melanda Kabupaten Bireuen akhir November 2025 menyebabkan kerusakan parah pada sektor pertanian. Data sementara menunjukkan lebih dari 4.000 hektar sawah rusak dan tertimbun lumpur tebal di sejumlah kecamatan, dengan 2.736 hektar sawah gagal panen akibat terendam banjir.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Bireuen, Mulyadi SE MM, menyatakan bahwa ribuan hektar sawah yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat kini tidak dapat diolah. Kerusakan terjadi di Kecamatan Gandapura, Makmur, Peusangan Siblah Krueng, Peusangan Selatan, Peusangan, Kutablang, Jangka, serta sebagian Juli dan Jeumpa.

Dampak Banjir pada Pertanian

  • Rusak berat: 1.323,07 hektar, dengan ketebalan lumpur di atas 50 cm.
  • Rusak sedang: 672,12 hektar, ketebalan lumpur di bawah 50 cm, pematang masih terlihat.
  • Rusak ringan/gagal panen: 2.736 hektar, sawah terendam saat masa persemaian hingga panen.
  • Perlu perbaikan: 1.995,19 hektar tidak dapat ditanami sebelum dilakukan rehabilitasi.

Kerusakan Irigasi

  • Irigasi Pante Lhong yang mengairi sawah seluas 6.426 hektar di tujuh kecamatan kini tidak berfungsi.
  • Irigasi Lhok Peudeng di Samalanga, yang mengairi 3.000 hektar sawah, juga rusak.

Kondisi Terparah

  • Di Cot Ara, pengeboran menggunakan alat berat hingga kedalaman 1,5 meter belum menemukan tanah asli. Diperkirakan ketebalan lumpur dan pasir mencapai dua meter.

Kondisi ini mengancam musim tanam rendeng dan memerlukan rehabilitasi segera untuk memulihkan sektor pertanian di Bireuen.

Dampak Jangka Panjang

  • Ribuan hektar sawah yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat kini tidak dapat diolah.
  • Kerusakan irigasi memperparah dampak banjir, mengancam musim tanam rendeng.
  • Diperlukan rehabilitasi segera untuk memulihkan sektor pertanian di Bireuen.

Nilai Edukasi

  • Banjir bandang di Bireuen menunjukkan pentingnya sistem irigasi yang baik dan manajemen bencana yang efektif.
  • Masyarakat perlu memahami dampak banjir pada sektor pertanian dan pentingnya rehabilitasi lahan.
  • Diperlukan upaya kolektif untuk memulihkan sektor pertanian dan mengurangi dampak banjir di masa depan.
Banjir Bireuen: 4 Ribu Hektar Sawah Rusak, 2.736 Hektar Gagal Panen
0123456789