Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Pembersihan Lumpur Banjir di Aceh Tamiang Dinilai Diskriminatif

14 Januari 2026 12:42

Banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang pada akhir November 2025 meninggalkan tumpukan lumpur yang belum sepenuhnya dibersihkan hingga pertengahan Januari 2026. Warga di beberapa kawasan, seperti Dusun Satelit Graha, Kecamatan Karang Baru, mengeluhkan lambatnya proses pembersihan dan ketidakmerataan distribusi alat berat.

Menurut warga, alat berat hanya beroperasi selama beberapa jam dalam sehari dan lebih difokuskan di lingkungan tempat tinggal pejabat. Hal ini membuat sebagian warga belum dapat kembali ke rumah dan masih bertahan di pengungsian atau rumah kerabat.

Kondisi Pembersihan Lumpur

  • Lambatnya Proses: Alat berat hanya beroperasi sekitar dua jam sehari di beberapa titik.
  • Ketidakmerataan: Pembersihan lebih difokuskan di lingkungan tempat tinggal pejabat.
  • Dampak pada Warga: Sebagian warga belum dapat kembali ke rumah dan masih bertahan di pengungsian.

Respons Pemerintah

Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, telah menegaskan agar tim rehabilitasi memfokuskan pembersihan di kawasan permukiman. Ia juga kerap turun langsung meninjau dan mengawasi proses pembersihan. Namun, warga menilai bahwa pengawasan langsung hanya dilakukan di beberapa titik tertentu, sementara daerah lain masih tertinggal.

Dampak Jangka Panjang

Kondisi ini tidak hanya mempengaruhi kehidupan sehari-hari warga, tetapi juga dapat berdampak pada stabilitas sosial dan ekonomi di Aceh Tamiang. Warga berharap agar proses pembersihan dapat dilakukan secara merata dan cepat, sehingga mereka dapat kembali ke rumah dan menjalankan aktivitas sehari-hari dengan normal.

Harapan Warga

Warga menginginkan agar pemerintah dapat mendengarkan keluhan mereka dan melakukan tindakan yang lebih efektif dalam proses pembersihan lumpur. Mereka berharap agar alat berat dapat beroperasi lebih lama dan merata di seluruh kawasan perumahan, sehingga proses pemulihan pascabanjir dapat berjalan dengan lebih baik dan cepat.

Dengan demikian, warga Aceh Tamiang dapat kembali menjalankan kehidupan mereka dengan normal dan mempersiapkan diri untuk menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan nyaman.

Pembersihan Lumpur Banjir di Aceh Tamiang Dinilai Diskriminatif
0123456789