Faisal Amsco, warga Kota Langsa yang kini tinggal di Jakarta Selatan, mengalami pengeroyokan oleh kelompok preman di Kantor RPKA PPA Lantai 2 Polda Metro Jaya. Insiden ini terjadi saat Faisal bersama pengacaranya, RI Marpaung SH MH, sedang mengikuti konfrontir penyidik. Pengeroyokan ini diduga dilakukan oleh preman suruhan FEA, yang juga hadir di lokasi.
Akibat pengeroyokan tersebut, Faisal mengalami luka memar di kepala dan bagian tubuh lainnya. Pengacara Faisal, RI Marpaung, menyatakan bahwa insiden ini telah dilaporkan ke SPKT Polda Metro Jaya. Marpaung juga menyoroti kegagalan aparat kepolisian dalam menjamin keamanan dan ketertiban di tempat yang seharusnya aman.
Dampak dan Reaksi
- Luka Fisik dan Trauma: Faisal mengalami luka memar di kepala dan bagian tubuh lainnya, serta masih dirawat intensif di rumah sakit.
- Kepercayaan Masyarakat: Insiden ini melukai kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
- Desakan Penegakan Hukum: Pengacara korban mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas aksi kriminal ini dan memberikan jaminan kepastian hukum.
- Kecaman dari PPWI: Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, menyampaikan kecaman keras atas insiden ini, menyebutnya sebagai bentuk kegagalan aparat dalam menjalankan tugasnya.
Wilson Lalengke menekankan bahwa kejadian ini adalah luka demokrasi dan merusak moralitas bangsa. Ia juga menanyakan apakah hukum masih memiliki wibawa di negeri ini jika warga bisa dikeroyok di dalam kantor polisi tanpa perlindungan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaPetani Aceh Timur Harapkan Solusi Lahan PT Bumi Flora lewat Mediasi
Dalam kesempatan itu, kata dia, masing-masing perwakilan sudah diberikan kesempatan untuk menyampaikan apa yang menjadi aspirasinya.
Warga Aceh Menanti Respons Gubernur Soal Cabut JKA","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":80,"Evidence":65,"LongTermValue":70,"Education":55,"FinalScore":77,"Summary":"Massa aksi menolak Pergub
Pantauan Serambinews.com di lokasi, jumlah massa yang bertahan hingga malam ini terlihat lebih sedikit dari massa yang hadir pada siang tadi.
Ibu Aceh Singkil Raih Panen Bawang Merah Via Benih Biji","PublicImpact":9,"Credibility":9,"Urgency":6,"Evidence":7,"LongTermValue":9,"Education":7,"FinalScore":83,"Summary":"Pemkab Aceh Singkil kolab
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil berkolaborasi dengan NGO mitra pembangunan berhasil mengembangkan budidaya bawang merah
Warga Bireuen Dijamin Menerima Bantuan Banjir Utuh Tanpa Pemotongan
Bupati Bireuen, H Mukhlis ST menegaskan bahwa seluruh bantuan korban banjir harus diterima utuh tanpa pemotongan dalam bentuk apapun.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.