News
Dirjen SDA Kementerian PUPR Tindaklanjuti Normalisasi Sungai di Gayo Lues Pasca Banjir
02 Januari 2026 00:00
Dirjen SDA Kementerian PUPR, Dwi Purwantoro, tiba di Gayo Lues untuk menindaklanjuti penanganan darurat pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut. Kedatangan ini disambut langsung oleh Bupati Gayo Lues, Suhaidi, dan diikuti dengan peninjauan dua titik sungai yang mengalami kerusakan parah, yakni Sungai Aih Bobo dan Sungai Badak.
Dwi Purwantoro menegaskan bahwa langkah awal yang akan dilakukan adalah pembersihan tumpukan kayu dan material lain sebelum masuk ke tahap normalisasi alur sungai. Ia juga menekankan pentingnya data dari daerah untuk memudahkan pemetaan pemulihan pascabencana.
Penanganan Darurat Sungai
- Pembersihan Material: Langkah awal meliputi pembersihan kayu-kayu dan material lain yang menghambat aliran sungai.
- Normalisasi Sungai: Setelah pembersihan, akan dilakukan normalisasi alur sungai untuk mencegah banjir susulan.
- Proteksi Dinding: Sungai akan diperdalam dan dibuat proteksi dinding agar aliran air tidak lagi menggerus kawasan sekitar.
Prioritas Penanganan
- Sungai Aih Bobo dan Sungai Badak: Dua sungai ini menjadi prioritas utama karena kerusakan yang parah.
- Sungai di Kala Pinang: Wilayah ini juga masuk dalam daftar prioritas penanganan darurat.
- Aliran Sungai Lain: Beberapa aliran sungai dengan kondisi serupa juga akan ditangani.
Dampak dan Harapan
- Mencegah Banjir Susulan: Masyarakat khawatir akan terjadinya banjir susulan jika sungai tidak segera dinormalisasi.
- Melindungi Infrastruktur: Normalisasi sungai menjadi kunci untuk melindungi infrastruktur jalan yang telah dibangun oleh Bina Marga.
Dengan penanganan ini, diharapkan dapat mencegah dampak jangka panjang dan melindungi masyarakat serta infrastruktur di Gayo Lues dari banjir susulan yang mungkin terjadi di masa mendatang.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gayo Lues, Chairuddin Kasiman, menyampaikan bahwa pihaknya telah diminta untuk segera melengkapi seluruh data teknis terkait sungai-sungai yang menjadi prioritas penanganan. Ia berharap penanganan ini segera berjalan untuk mengurangi kekhawatiran masyarakat akan banjir susulan.
