News
Pupuk Indonesia Salurkan Rp50 Miliar untuk Pemulihan Bencana di Aceh
21 jam yang lalu
PT Pupuk Indonesia (Persero) menyalurkan bantuan tanggap bencana senilai Rp50 miliar untuk mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana alam di Provinsi Aceh. Bantuan ini mencakup berbagai bentuk dukungan, mulai dari sembako, pembangunan hunian sementara, penyediaan sarana air bersih, hingga renovasi masjid.
Direktur Utama PT Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud kebersamaan dan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat terdampak. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk pemulihan pascabencana.
Bentuk Bantuan
- Sembako untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
- Hunian sementara untuk korban bencana yang kehilangan tempat tinggal.
- Sarana air bersih untuk menjamin akses air bersih bagi warga.
- Renovasi masjid sebagai bagian dari pemulihan infrastruktur keagamaan.
Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah
Pupuk Indonesia berkomitmen untuk terus berdiskusi dengan pemerintah daerah, khususnya di Aceh Utara, untuk menentukan kebutuhan masyarakat yang paling mendesak. Perusahaan juga berharap sinergi dengan pemerintah daerah dapat diperkuat agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak bencana.
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)
Bantuan ini merupakan bagian dari program TJSL Pupuk Indonesia, yang secara konsisten hadir dalam situasi darurat untuk membantu masyarakat. Program ini mencakup bantuan logistik, pemulihan infrastruktur, dan dukungan sosial lainnya.
Dengan penyaluran bantuan ini, Pupuk Indonesia berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam pemulihan pascabencana di Aceh dan wilayah Sumatera lainnya. Perusahaan juga siap melakukan apa pun yang bisa dikerjakan bersama pemerintah daerah untuk mendukung masyarakat terdampak bencana.
Pertemuan antara Direktur Utama Pupuk Indonesia dengan Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, di Pendopo Bupati Aceh Utara, Rabu (14/1/2026) sore, menjadi momen penting dalam koordinasi penyaluran bantuan ini. Hadir dalam pertemuan tersebut jajaran manajemen Pupuk Indonesia dan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), serta pejabat pemerintah daerah setempat.
