News
Penyandang Disabilitas Bireuen Bantah Tudingan Digiring dalam Aksi Banjir
8 jam yang lalu
Penyandang disabilitas di Kabupaten Bireuen membantah tudingan bahwa mereka digiring atau ditipu untuk ikut dalam aksi damai korban banjir pada 6 April 2026. Ketua Ikatan Persaudaraan Penyandang Disabilitas (IPPD) Bireuen, Suryadi Ishak, menegaskan bahwa keikutsertaan mereka didasarkan pada kesadaran penuh dan hak sebagai korban banjir.
IPPD Bireuen menolak narasi yang menyebut adanya iming-iming bantuan sosial atau janji dari pihak tertentu. Mereka menyayangkan pernyataan yang merendahkan martabat penyandang disabilitas dan menegaskan bahwa mereka bukan objek, melainkan bagian dari perjuangan.
Pernyataan IPPD Bireuen
- Menolak tudingan digiring atau ditipu
- Menolak adanya iming-iming bantuan sosial
- Menyayangkan narasi yang merendahkan martabat penyandang disabilitas
- Menegaskan keikutsertaan berdasarkan kesadaran sendiri
Pernyataan Mahasiswa Penyandang Disabilitas
- Yurizal, mahasiswa penyandang disabilitas, menegaskan aksi lahir dari kesadaran sendiri
- Menolak informasi tentang undangan dari dinas sosial untuk menerima bantuan
- Menegaskan aksi sebagai perjuangan bersama untuk menuntut pemenuhan hak korban banjir
IPPD Bireuen berkomitmen untuk memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas dan mendorong pembangunan yang inklusif di Kabupaten Bireuen.
