Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

Sekolah di Bireuen Wajib Tatap Muka Mulai 5 Januari 2026 Pascabanjir

01 Januari 2026 22:15

Banjir besar yang melanda Kabupaten Bireuen pada akhir November 2025 menyebabkan terhentinya aktivitas belajar mengajar di berbagai sekolah. Untuk memulihkan kondisi pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen mewajibkan seluruh satuan pendidikan kembali melaksanakan proses belajar mengajar secara tatap muka mulai 5 Januari 2026.

Kepala Disdikbud Bireuen, Muslim, menyatakan bahwa kebijakan ini berlaku tanpa pengecualian, meskipun kondisi sekolah belum sepenuhnya pulih. Pada pekan pertama dan kedua, pembelajaran akan difokuskan pada pemulihan psikologis siswa yang terdampak bencana dan gotong royong membersihkan lingkungan pendidikan.

Pemulihan Sekolah Pascabanjir

  • Trauma healing dan kerja bakti: Pertemuan awal diisi dengan kegiatan pemulihan psikologis dan gotong royong membersihkan sekolah.
  • Pembersihan sekolah: Sebagian besar bangunan sekolah telah dibersihkan dari lumpur sisa banjir, meskipun belum seluruhnya dapat difungsikan secara optimal.
  • Ruang belajar sementara: Untuk ruang kelas yang masih rusak atau berlumpur, Disdikbud akan menyediakan tenda sebagai ruang belajar sementara.

Dana Pemulihan

  • Bantuan dari Kemendikbud: Disdikbud Bireuen menerima bantuan dana sebesar Rp 300 juta dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk membersihkan 218 rumah sekolah yang terdampak banjir.
  • Penggunaan dana BOS: Sekolah juga dapat menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pembersihan. Kepala sekolah diperbolehkan menggunakan dana talangan guna mempercepat pemulihan aktivitas belajar mengajar.

Gotong Royong

  • Bantuan dari sekolah tidak terdampak: Kelompok Kerja Kepala Sekolah dari wilayah yang tidak terdampak banjir turut membantu gotong royong membersihkan sekolah-sekolah yang terdampak.

Dengan kebijakan ini, diharapkan aktivitas belajar mengajar di Bireuen dapat kembali berjalan normal dan siswa dapat segera pulih dari dampak bencana banjir yang melanda daerah tersebut.

Dampak Jangka Panjang

  • Pemulihan pendidikan: Kebijakan ini bertujuan untuk memulihkan kondisi pendidikan di Bireuen yang terdampak banjir.
  • Peningkatan kesiapsiagaan: Gotong royong dan trauma healing diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan sekolah dalam menghadapi bencana di masa depan.
Sekolah di Bireuen Wajib Tatap Muka Mulai 5 Januari 2026 Pascabanjir
0123456789