News
Banjir Aceh Tenggara Rusak PDAM, 6 Ribu Pelanggan Kehilangan Air Bersih
02 Januari 2026 14:42
Banjir bandang yang melanda Aceh Tenggara pada 26 November 2025 menyebabkan kerusakan parah pada fasilitas PDAM Tirta Agara. Kerugian diperkirakan mencapai Rp. 50 milyar, dan suplai air bersih terputus untuk 6 ribu pelanggan di wilayah pusat kota Kutacane.
Kerusakan terparah terjadi pada tiga bak penampung utama di Lawe Sikap, Lawe Harum, dan Lawe Kinga, serta ratusan meter pipa utama yang hanyut terbawa arus banjir. Banjir susulan pada 31 Desember 2025 memperburuk kondisi, meskipun PDAM telah melakukan perbaikan di beberapa titik.
Dampak dan Upaya Pemulihan
- Kerugian finansial: Kerusakan fasilitas PDAM mencapai Rp. 50 milyar, termasuk kerusakan pada bak penampung dan pipa utama.
- Gangguan suplai air: 6 ribu pelanggan di Kutacane kehilangan akses air bersih, menyebabkan keresahan di kalangan warga.
- Keterbatasan anggaran: PDAM menghadapi kendala anggaran dalam memperbaiki kerusakan, meskipun terus berupaya memulihkan jaringan air bersih.
- Permintaan bantuan: Direktur Utama PDAM Tirta Agara, Mat Budi Aman, meminta bantuan pemerintah daerah, provinsi, dan pusat untuk pemulihan jaringan air bersih.
PDAM Tirta Agara berkomitmen untuk memulihkan jaringan air bersih secepat mungkin, meskipun dengan anggaran yang terbatas. Warga diharapkan untuk bersabar dan bekerja sama dalam menghadapi situasi ini.
Konteks Lokal
Aceh Tenggara sering mengalami banjir bandang, yang dapat menyebabkan kerusakan infrastruktur dan gangguan pada layanan publik. PDAM Tirta Agara merupakan perusahaan air minum milik daerah yang bertanggung jawab untuk menyediakan air bersih bagi warga Aceh Tenggara. Kerusakan ini menimbulkan tantangan besar bagi PDAM dan warga dalam memulihkan akses air bersih yang vital bagi kehidupan sehari-hari.
Langkah Selanjutnya
- PDAM Tirta Agara akan terus melakukan perbaikan dan pemulihan jaringan air bersih dengan anggaran yang tersedia.
- Pemerintah daerah, provinsi, dan pusat diharapkan dapat memberikan bantuan finansial dan teknis untuk mempercepat pemulihan.
- Warga diimbau untuk menggunakan air bersih dengan bijak dan melaporkan kerusakan pipa atau fasilitas air bersih kepada PDAM.
