News
DPMP4 Abdya Imbau Warga Lindungi Anak dari Kekerasan dan Pernikahan Dini
09 Januari 2026 12:29
Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan dan Pengendalian Penduduk (DPMP4) Aceh Barat Daya (Abdya) mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menghindari segala bentuk tindakan kekerasan terhadap anak. Imbauan ini disampaikan oleh Plt Kepala DPMP4 Abdya, Jasmadi, SPd, yang menekankan bahwa kekerasan terhadap anak merupakan masalah serius yang harus menjadi perhatian bersama.
Kekerasan terhadap anak, baik fisik, psikis, seksual, maupun penelantaran, dapat menimbulkan dampak buruk terhadap perkembangan mental dan masa depan anak. Selain itu, pernikahan usia anak juga menjadi perhatian khusus karena anak yang menikah dini belum siap secara emosional, finansial, dan pendidikan.
Dampak Kekerasan terhadap Anak
- Kekerasan fisik dan psikis dapat merusak perkembangan mental anak.
- Kekerasan seksual dapat menyebabkan trauma jangka panjang.
- Penelantaran dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak.
Pernikahan Dini
- Anak yang menikah dini belum siap secara emosional, finansial, dan pendidikan.
- Masa depan anak terancam dan kualitas hidupnya menurun.
Upaya Pencegahan
- DPMP4 Abdya terus melakukan sosialisasi, edukasi, dan penguatan layanan perlindungan anak.
- Masyarakat diajak untuk menerapkan pola asuh yang positif dan mengedepankan pendekatan edukatif tanpa kekerasan.
- Masyarakat juga diminta untuk melaporkan kasus kekerasan terhadap anak di lingkungan sekitar.
Melalui komitmen bersama dan peran aktif seluruh elemen masyarakat, DPMP4 Abdya berharap kasus kekerasan terhadap anak dapat ditekan dan tercipta lingkungan yang ramah anak di seluruh wilayah Abdya.
Layanan Pengaduan
- DPMP4 Abdya melalui Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) membuka ruang pengaduan bagi masyarakat.
- Setiap kasus kekerasan terhadap anak akan ditangani secara cepat dan tepat.
Anak adalah aset masa depan daerah dan bangsa. Oleh karena itu, mereka harus mendapatkan perlindungan penuh agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dalam lingkungan yang aman dan sehat.
