Dua desa di Kecamatan Sawang, Aceh Utara, yaitu Babah Krueng dan Paya Rabo, terendam banjir akibat meluapnya Krueng Sawang setelah hujan deras pada Senin, 6 April 2026. Banjir ini menimbulkan kepanikan di kalangan warga, meskipun air telah mulai surut setelah hujan reda.
Kondisi ini kerap terjadi sejak banjir besar pada 26 November 2025 lalu. Endapan lumpur sisa banjir besar yang belum dikeruk membuat sungai tidak mampu lagi menampung tingginya debit air.
Dampak Banjir
- Puluhan rumah penduduk terendam akibat luapan Krueng Sawang.
- Warga mengalami kepanikan saat banjir melanda.
- Air surut setelah hujan reda, tetapi sungai kembali meluap saat hujan turun lagi.
Penyebab Banjir
- Endapan lumpur sisa banjir besar pada November 2025 belum dikeruk.
- Krueng Sawang tidak mampu menampung debit air yang tinggi.
Harapan Warga
- Warga berharap pemerintah melalui dinas terkait segera melakukan penanganan terhadap Krueng Sawang.
- Diperlukan pembuatan tebing atau normalisasi sungai untuk mencegah terulangnya banjir.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaNelayan Aceh Waspada Gelombang 4 Meter dan Hujan Lebat BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Aceh pada 22-24 Mei 2026, memprediksi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di sejumlah
BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk...
Warga Langkahan Dapat 7 Lokasi Huntap Baru Pasca Banjir","PublicImpact":88,"Credibility":80,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":85,"Education":70,"FinalScore":82,"Summary":"Pemkab Aceh UtaraMen
Syarat lokasi relokasi harus bebas dari zona merah banjir. Salah satunya jarak lokasi dari bibir sungai minimal lebih dari 100 meter
APDESI Aceh Khawatir, Minta Gampong Terlibat dalam JKA Baru
BANDA ACEH - Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh, Bahrul Fazal, meminta Pemerintah Aceh melibatkan perwakilan...
: developer perumahan aceh hadapi lonjakan harga batu bata hingga rp1.200
“Jika kondisi ini terus berlangsung tanpa perhatian serius, kami khawatir banyak developer di Aceh ambruk.” ZULKIFLI HM JUNED, Ketua DPD REI Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.