News
Legislator Aceh Minta Tol Padang Tiji-Seulimuem Diperpanjang untuk Bantuan Bencana
06 Januari 2026 15:21
Dua legislator muda dari Aceh, Maulana Akhbar dan Aulia Rahman, meminta PT Hutama Karya untuk memperpanjang operasional jalan tol Sibanceh ruas Padang Tiji-Seulimuem. Permintaan ini bertujuan untuk mempermudah mobilisasi bantuan bagi korban bencana hidrometeorologi di Aceh, mengingat operasional jalan tol akan berakhir pada 8 Januari 2026.
Menurut Maulana Akhbar, anggota DPRK Aceh Besar, memperpanjang operasional jalan tol akan mempercepat para relawan dalam mengantar bantuan kemanusiaan. Hal serupa juga disampaikan oleh Aulia Rahman, anggota DPRK Banda Aceh, yang menekankan pentingnya akses jalan yang lebih baik untuk mempercepat penanganan bencana.
Permintaan Legislator
- Maulana Akhbar dan Aulia Rahman meminta PT Hutama Karya untuk memperpanjang operasional jalan tol.
- Tujuan utama adalah mempermudah mobilisasi bantuan bagi korban bencana hidrometeorologi.
- Operasional jalan tol saat ini akan berakhir pada 8 Januari 2026.
Dampak Bencana
- Bencana hidrometeorologi melanda 18 kabupaten/kota di Aceh.
- Banyak gampong yang masih terisolir dan belum bisa diakses untuk mengantar bantuan.
- Di Aceh Tengah saja, terdapat 15 gampong yang masih terisolir.
Sinergi Pemerintah dan Relawan
- Legislator menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan relawan.
- Diperlukan langkah konkret untuk membuka akses jalan yang terisolir.
- Keberadaan alat berat di lokasi bencana masih sangat kurang, memperlambat proses pembersihan material banjir dan tanah longsor.
Harapan Pemulihan
- Legislator berharap pemerintah mengambil langkah-langkah konkret untuk mempercepat penanganan bencana.
- Pentingnya saling bahu membahu dan tidak saling menyalahkan dalam penanganan bencana.
- Tujuan akhir adalah mempercepat pemulihan bencana hidrometeorologi di Aceh.
Dengan memperpanjang operasional jalan tol, diharapkan bantuan dapat lebih cepat dan efisien sampai ke lokasi bencana, membantu warga Aceh yang terdampak untuk segera pulih dari bencana yang melanda daerah mereka.
