News
Siswa Aceh Barat Belajar di Tenda Pascabencana Banjir dan Longsor
3 jam yang lalu
Banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Aceh Barat beberapa waktu lalu masih meninggalkan dampak yang signifikan terhadap dunia pendidikan. Siswa di dua sekolah dasar, yaitu SD Alue Lhok di kawasan Jambak dan SD Lawet di Kecamatan Pante Ceureumen, masih harus menjalani proses belajar mengajar di bawah tenda darurat. Kondisi ini terjadi karena bangunan sekolah mengalami kerusakan parah dan tidak dapat digunakan.
Meskipun dengan keterbatasan sarana dan prasarana, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan sebagaimana mestinya. Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh Barat, Teuku Putra Azmisyah, menyatakan bahwa saat ini hanya dua sekolah tersebut yang masih belajar di bawah tenda. Sekolah-sekolah lain yang terdampak banjir sudah kembali melaksanakan aktivitas belajar secara normal, meskipun beberapa masih menghadapi kendala seperti sisa lumpur di halaman sekolah.
Dampak Bencana terhadap Pendidikan
- Dua sekolah dasar di Aceh Barat masih menggunakan tenda sebagai ruang belajar sementara.
- Bangunan sekolah rusak parah akibat banjir dan longsor, membuatnya tidak dapat digunakan.
- Kegiatan belajar mengajar tetap berjalan meskipun dengan keterbatasan sarana dan prasarana.
Rencana Pemerintah
- Pemerintah berencana merevitalisasi sekolah-sekolah yang rusak melalui program dari pemerintah pusat.
- Sekolah-sekolah dengan kerusakan ringan hingga sedang akan mendapatkan bantuan rehabilitasi.
- Harapan utama adalah agar siswa dapat segera kembali belajar di ruang kelas yang aman dan nyaman.
