Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Dua Sekolah di Bireuen Masih Berlumpur, Belajar Normal Belum Bisa

05 Januari 2026 16:11

Banjir bandang yang melanda Bireuen meninggalkan dampak serius pada beberapa sekolah menengah. Dua di antaranya, SMKN 1 Peusangan dan SMAN 1 Peusangan Siblah Krueng, masih terendam lumpur tebal hingga Senin (5/1/2026). Kondisi ini menghambat proses belajar mengajar yang belum bisa berjalan normal.

Siswa dan guru di kedua sekolah tersebut terpaksa melakukan kegiatan belajar di alam terbuka. Mereka juga aktif dalam gotong royong membersihkan ruangan dan lingkungan sekolah. Upaya pembersihan melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI dari Kodim 0111/Bireuen dan anggota pramuka dari beberapa sekolah.

Kondisi Sekolah Pasca Banjir

  • SMKN 1 Peusangan: Kondisi sekolah masih dipenuhi lumpur tebal. Pembersihan telah dilakukan oleh guru, siswa, dan berbagai pihak, termasuk TNI dan pramuka. Hingga saat ini, sekitar 60% dari sekolah telah bersih.

  • SMAN 1 Peusangan Siblah Krueng: Sekitar 70% dari sekolah telah bersih. Siswa dan guru masih fokus pada pembersihan dan penataan ruangan.

  • Sekolah Lainnya: SMAN 1 Peusangan, SMAN 2 Peusangan, SMAS Al Furqan, dan SMAN 2 Kutablang sudah dapat melakukan proses belajar mengajar secara darurat dengan keterbatasan.

Upaya Pembersihan

  • Gotong Royong: Siswa dan guru aktif membersihkan ruangan dan lingkungan sekolah.

  • Bantuan TNI: Kodim 0111/Bireuen menerjunkan puluhan personel, termasuk dari Kesatuan Batalyon Infanteri TP 837/KT Kodam V/Brawijaya.

  • Bantuan Pramuka: Anggota pramuka dari beberapa sekolah, termasuk SMKN 1 Gandapura, ikut membantu proses pembersihan.

Dampak pada Proses Belajar Mengajar

  • Belajar di Alam: Siswa belajar di luar ruangan sementara proses pembersihan berlangsung.

  • Fokus Pembersihan: Siswa dan guru memprioritaskan pembersihan dan penataan ruangan sebelum kembali ke proses belajar mengajar normal.

Kondisi ini menunjukkan semangat gotong royong dan ketahanan masyarakat Bireuen dalam menghadapi bencana. Upaya pemulihan masih terus berlangsung untuk memastikan proses belajar mengajar dapat berjalan normal kembali.

Dua Sekolah di Bireuen Masih Berlumpur, Belajar Normal Belum Bisa
0123456789