News
Dua Sekolah di Aceh Utara Kembali Beraktivitas Pasca Pembersihan Banjir
06 Januari 2026 17:59
Dua sekolah di Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, yaitu SD Negeri 8 Muara Batu dan TK di Desa Cot Seurani, kembali beraktivitas setelah dibersihkan dari lumpur dan material banjir. Pembersihan dilakukan oleh personel Polres Lhokseumawe yang dibantu oleh BKO Brimob Polda Kaltim selama dua hari berturut-turut.
Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, menyatakan bahwa pembersihan dilakukan untuk mengangkat lumpur dan material banjir yang menggenangi ruang kelas, halaman, serta fasilitas sekolah lainnya. Kehadiran Polri di lokasi merupakan bentuk dukungan terhadap kelancaran proses pendidikan agar dapat kembali berjalan aman dan nyaman seperti sediakala.
Proses Pembersihan
- Pembersihan dipimpin oleh Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan dan diikuti oleh para pejabat utama (PJU) Polres Lhokseumawe.
- Melibatkan para guru dari kedua sekolah tersebut untuk mempercepat pemulihan aktivitas sekolah.
- Sinergi ini diharapkan dapat memberikan semangat bagi para siswa dan tenaga pendidik pascabanjir.
Komitmen Polda Aceh
- Polda Aceh berkomitmen untuk terus hadir membantu pemulihan pendidikan pascabencana.
- Kehadiran Polri bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam meringankan beban dan mempercepat pemulihan pendidikan yang terdampak bencana secara berkelanjutan.
Dengan adanya pembersihan ini, diharapkan proses belajar mengajar dapat berjalan kembali dengan lancar dan memberikan kenyamanan bagi para siswa dan tenaga pendidik di kedua sekolah tersebut.
Dampak Banjir
- Dua sekolah terdampak banjir di Kecamatan Muara Batu.
- Lumpur dan material banjir menggenangi ruang kelas, halaman, serta fasilitas sekolah lainnya.
- Proses belajar mengajar terhenti sementara waktu akibat banjir.
Pemulihan Pendidikan
- Pembersihan intensif selama dua hari berturut-turut.
- Sinergi antara Polri, guru, dan masyarakat mempercepat pemulihan aktivitas sekolah.
- Komitmen Polda Aceh untuk terus mendukung pemulihan pendidikan di daerah terdampak banjir.
