News
Gelembung Gas di Gunong Cut Nagan Raya Picu Semburan Api, Warga Diminta Jauhi
03 Januari 2026 15:44
Warga Nagan Raya dikejutkan dengan penemuan gelembung gas di pinggir sungai kawasan Desa Gunong Cut, Kecamatan Darul Makmur. Gelembung gas tersebut ditemukan pada beberapa titik dan saat dicoba dibakar dengan korek api, langsung mengeluarkan semburan api mirip gas alam. Fenomena ini terjadi di daerah yang sebelumnya terdampak banjir bandang pada 26 November 2025.
Polsek Darul Makmur dan Koramil Darul Makmur telah turun ke lokasi untuk memastikan keamanan warga. Mereka telah memasang garis polisi untuk mencegah warga mendekati lokasi yang berpotensi berbahaya. Kapolres Nagan Raya, AKBP Benny Bathara, melalui Kapolsek Darul Makmur, Iptu Ade Haidir, mengimbau warga untuk tidak mendekati lokasi tersebut.
Temuan Gelembung Gas
- Gelembung gas ditemukan di 5 titik di pinggir sungai Desa Gunong Cut.
- Saat dibakar, gelembung gas menyemburkan api besar.
- Lokasi berada di daerah terdampak banjir bandang pada November 2025.
Tindakan Pihak Berwenang
- Polsek Darul Makmur dan Koramil telah memasang garis polisi.
- Pihak berwenang sedang menyelidiki penyebab gelembung gas.
- Warga diminta untuk tidak mendekati lokasi demi keamanan.
Dampak dan Potensi Bahaya
- Gelembung gas dapat menyebabkan semburan api yang berbahaya.
- Warga diimbau untuk tetap waspada dan menjauhi lokasi.
- Pemeriksaan lebih lanjut oleh dinas teknis sedang dilakukan untuk menentukan penyebab pasti gelembung gas.
Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga setempat, mengingat daerah tersebut baru saja pulih dari bencana banjir bandang. Pihak berwenang terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menangani masalah ini dengan cepat dan efektif.
Penting untuk Diketahui
- Jangan mendekati lokasi yang telah dipasang garis polisi.
- Laporkan segala aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang.
- Tetap tenang dan ikuti instruksi dari aparat keamanan setempat.
Dengan adanya gelembung gas ini, diharapkan warga dapat lebih waspada dan pihak berwenang dapat segera menemukan solusi untuk mencegah bahaya yang lebih besar.
