News
Emak-emak Nagan Raya Segel Kantor Keuchik, Protes Bantuan Banjir Tidak Merata
2 jam yang lalu
Ratusan warga, mayoritas emak-emak, di Gampong Mon Dua, Kecamatan Tripa Makmur, Nagan Raya, melakukan aksi unjuk rasa dengan menyegel kantor keuchik. Mereka memprotes ketidakjelasan dan ketidakmerataan distribusi bantuan stimulan untuk korban banjir. Warga mengklaim bantuan lebih banyak diterima oleh keluarga keuchik dan aparatur desa, sementara korban banjir lainnya tidak mendapatkan bantuan.
Aksi yang berlangsung dari pagi hingga siang itu dikawal oleh pihak Kepolisian dari Polsek Darul Makmur dan unsur TNI. Aksi berakhir setelah penjelasan dari pihak kepolisian dan perwakilan warga melanjutkan tuntutan ke DPRK Nagan Raya.
Kronologi Aksi
- Massa yang mencapai 100 orang lebih, mayoritas emak-emak, menyegel kantor keuchik dengan memalang pintu depan.
- Warga meneriakan yel-yel bahwa bantuan stimulan banyak diberikan kepada yang tidak berhak.
- Aksi berakhir setelah massa mendapat penjelasan dari pihak kepolisian dan membuka segel kantor keuchik.
Tanggapan Pemerintah
- Keuchik Mon Dua tidak berada di lokasi saat aksi berlangsung.
- 20 orang perwakilan warga melanjutkan aksi ke DPRK Nagan Raya untuk menyampaikan tuntutan.
- Ketua DPRK Nagan Raya, Mohd Rizki Ramadhan, menyampaikan harapan agar Pemkab dan Pemerintah Pusat segera mengevaluasi kembali penerima bantuan stimulan.
Pernyataan Kepolisian
- Kapolres Nagan Raya, AKBP Benny Bathara, melalui Kapolsek Darul Makmur, Iptu Ade Haidir, menyatakan bahwa aksi unjuk rasa berjalan lancar.
- Penyegelan kantor keuchik dibuka setelah diberikan penjelasan kepada massa agar tidak terganggu layanan kepada warga.
