News
Enam Tersangka Korupsi Sanitasi Sekolah Aceh Diserahkan ke Kejari
08 Januari 2026 21:02
Enam tersangka korupsi pengadaan sanitasi sekolah di Aceh telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Banda Aceh. Mereka diduga menyalahgunakan wewenang dalam pengadaan langsung sarana cuci tangan dan sanitasi sekolah, yang mengakibatkan kerugian negara.
Proses penyerahan tersangka dan barang bukti dilakukan pada Kamis (8/1/2026) di Kantor Kejaksaan Negeri Banda Aceh. Lima tersangka langsung ditahan selama 20 hari, sementara satu tersangka yang merupakan anggota DPRK aktif menunggu persetujuan Gubernur Aceh untuk penahanan.
Identitas Tersangka
- WN bin SH (36)
- AH bin AA (40)
- MI bin I (45)
- M bin A (37)
- I bin M (46)
- H bin H (38)
Pasal yang Disangkakan
- Pasal 603 dan Pasal 604 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP
- Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
- Pasal 20 huruf c KUHP
Proses Penahanan
- Lima tersangka ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Banda Aceh selama 20 hari, terhitung sejak 8 Januari 2026 hingga 27 Januari 2026.
- Satu tersangka yang merupakan anggota DPRK aktif menunggu persetujuan tertulis dari Gubernur Aceh atas nama Menteri Dalam Negeri untuk penahanan.
Dampak Korupsi
- Kerugian negara akibat penyalahgunaan wewenang dalam pengadaan sanitasi sekolah.
- Pengaruh negatif terhadap kualitas pendidikan dan kesehatan di sekolah-sekolah di Aceh.
Langkah Selanjutnya
Jaksa Penuntut Umum akan mengajukan permohonan izin tertulis kepada Gubernur Aceh untuk penahanan tersangka yang merupakan anggota DPRK aktif, sesuai prosedur yang berlaku.
Dengan adanya kasus ini, diharapkan proses pengadaan barang dan jasa di Aceh dapat lebih transparan dan akuntabel untuk mencegah korupsi di masa depan.
Pentingnya Sanitasi Sekolah
- Sanitasi sekolah yang baik sangat penting untuk menjaga kesehatan siswa dan staf sekolah.
- Pengadaan sanitasi yang transparan dan akuntabel dapat mencegah penyalahgunaan dana dan korupsi.
- Kerjasama antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan sanitasi sekolah yang baik dan berkelanjutan.
