Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Ulama Aceh Ingatkan Konsistensi Puasa Rukyat dan Lebaran Hisab

4 jam yang lalu

Fenomena masyarakat Aceh yang memulai puasa Ramadan dengan mengikuti keputusan rukyat, tetapi menentukan Idul Fitri dengan hisab, kembali mencuat. Perbedaan ini bukan hanya soal teknis penetapan awal dan akhir bulan, tetapi juga menyangkut etika beragama dan harmoni sosial di tengah masyarakat.

Ulama Aceh, Tgk Dr Bukhari MH CM, menekankan pentingnya konsistensi dalam metode penentuan awal dan akhir Ramadan. Menurutnya, perpindahan dari satu metode ke metode lain tanpa dasar ilmiah yang jelas dapat menimbulkan masalah metodologis dan dikategorikan sebagai bentuk talfiq yang tidak terarah.

Pentingnya Konsistensi dalam Beragama

  • Rukyat dan Hisab: Kedua metode memiliki dasar syar’i dan rasional. Rukyat berpijak pada hadis Nabi Muhammad SAW tentang melihat hilal, sementara hisab didukung oleh perkembangan ilmu falak yang dinilai semakin akurat.

  • Konsistensi Hukum: Dalam kaidah ushul fikih, seseorang yang sejak awal telah memilih satu metode dalam ibadah kolektif seharusnya berkomitmen dengan metode tersebut hingga akhir.

  • Dimensi Sosial: Penetapan awal Ramadan dan Idul Fitri bukan hanya berkaitan dengan ibadah individual, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang sangat kuat karena menyangkut kebersamaan umat dalam menjalankan syiar agama.

Etika Beragama dan Harmoni Sosial

  • Prinsip Maslahah: Dalam hukum Islam, dikenal prinsip maslahah, yakni pertimbangan kemaslahatan umum. Menjaga kesatuan umat menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menyikapi perbedaan metode.

  • Perbedaan sebagai Kekayaan Intelektual: Perbedaan pendapat dalam Islam dianggap sebagai bagian dari kekayaan intelektual umat. Yang harus dihindari bukanlah adanya perbedaan itu sendiri, tetapi konflik yang muncul akibat ketidakmampuan mengelolanya secara arif.

  • Konsistensi untuk Harmoni Sosial: Tgk Dr Bukhari menyarankan bahwa jika sejak awal seseorang memilih mengikuti keputusan kolektif, maka idealnya penentuan akhir Ramadan juga diakhiri dengan pendekatan yang sama demi menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.

Ulama Aceh Ingatkan Konsistensi Puasa Rukyat dan Lebaran Hisab