News
FJPI Aceh Salurkan Bantuan dan Donasi untuk Penyintas Banjir Bandang di Aceh Utara
2 hari yang lalu
Banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh pada 26 November 2025 menyebabkan dampak luas di 18 kabupaten/kota. Warga kehilangan anggota keluarga, rumah, harta benda, kebun, ternak, hingga tempat usaha. FJPI Aceh, sebagai wujud kepedulian jurnalis perempuan, membuka donasi dan menyalurkan bantuan keempat ke Desa Paya Rebo Lhok, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.
Ketua FJPI Aceh, Saniah LS, menyatakan bahwa uluran tangan masyarakat masih sangat dibutuhkan oleh para penyintas. Bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa logistik, tetapi juga pemeriksaan kesehatan bagi lansia dan layanan psikososial bagi anak-anak. Warga penyintas masih menghadapi kesulitan pascabencana, mulai dari kehilangan tempat tinggal hingga sumber penghidupan.
Kondisi Penyintas Banjir Bandang
- Sebagian warga masih mengungsi di posko dan tenda darurat di halaman rumah yang hanyut diterjang banjir.
- Kesulitan ekonomi masih dirasakan oleh warga, termasuk pedagang dan buruh kupas pinang.
- Trauma dan kecemasan masih dirasakan warga setiap kali hujan turun, khawatir banjir susulan datang kapan saja.
Upaya Pemulihan dan Harapan Masyarakat
- Bantuan logistik masih dibutuhkan, namun penyelesaian menyeluruh dari hulu ke hilir dinilai jauh lebih krusial.
- Masyarakat berharap pemerintah segera membuka akses ke daerah terisolir melalui pembangunan jalan dan jembatan.
- Pembangunan sekolah, rumah ibadah, sawah, ladang, dan hunian tetap diperlukan agar kondisi ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kehidupan sosial masyarakat dapat kembali pulih.
FJPI Aceh terus membuka donasi hingga masyarakat benar-benar pulih. Donasi dapat disalurkan melalui FJPI Aceh, yang akan menyalurkannya ke daerah-daerah terdampak banjir bandang dan longsor di Aceh. Upaya ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab jurnalis perempuan dalam membantu masyarakat Aceh bangkit dari bencana.
Donasi dan bantuan yang disalurkan oleh FJPI Aceh diharapkan dapat meringankan beban warga penyintas dan mempercepat proses pemulihan pascabencana. Masyarakat Aceh berharap bahwa dengan adanya bantuan dan dukungan dari berbagai pihak, mereka dapat segera kembali ke kehidupan normal dan membangun kembali wilayah mereka yang terdampak bencana.
