Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

Personel Brimob Aceh Bergabung Tentara Bayaran Rusia, Diberhentikan Tak Hormat

16 jam yang lalu

Personel Satuan Brimob Polda Aceh, Bripda Muhammad Rio, diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan desersi dan bergabung dengan tentara bayaran Rusia. Ia meninggalkan tugas tanpa izin sejak Desember 2025 dan diketahui berada di luar negeri.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, menyatakan bahwa Rio mengirim pesan WhatsApp berisi foto dan video yang menunjukkan keterlibatannya dengan tentara bayaran Rusia. Polda Aceh juga memiliki bukti pendukung seperti data paspor dan manifes penumpang pesawat.

Kronologi Kasus

  • Desember 2025: Bripda Muhammad Rio meninggalkan tugas tanpa izin dan melakukan perjalanan ke Shanghai, kemudian ke Haikou.
  • 7 Januari 2026: Rio mengirim pesan WhatsApp kepada rekan kerja di Polda Aceh, mengungkapkan keterlibatannya dengan tentara bayaran Rusia.
  • 8–9 Januari 2026: Sidang KKEP in absentia menggelar putusan PTDH terhadap Rio.

Pelanggaran dan Sanksi

  • Rio memiliki riwayat pelanggaran kode etik, termasuk kasus perselingkuhan dan pernikahan siri.
  • Ia telah tiga kali menjalani sidang KKEP, dengan putusan terakhir berupa PTDH.
  • Sanksi PTDH diberikan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 dan Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2022.

Bukti dan Upaya Pencarian

  • Polda Aceh memiliki bukti foto, video, dan data perjalanan Rio.
  • Upaya pencarian dan pemanggilan telah dilakukan, termasuk pengiriman surat panggilan dan penerbitan Daftar Pencarian Orang (DPO).
  • Rio tidak merespons upaya pencarian dan pemanggilan yang dilakukan oleh Polda Aceh.

Dampak dan Implikasi

  • Kasus ini menimbulkan kekhawatiran tentang integritas dan disiplin anggota Polri.
  • Pemberhentian tidak hormat merupakan sanksi tertinggi yang dapat diberikan kepada anggota Polri.
  • Kasus ini juga menyoroti pentingnya pengawasan dan penegakan kode etik dalam institusi kepolisian.

Konteks Lokal Aceh

  • Rio merupakan personel Satbrimob Polda Aceh, yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban di Aceh.
  • Kasus ini dapat mempengaruhi kepercayaan masyarakat Aceh terhadap institusi kepolisian.
  • Polda Aceh terus berupaya untuk menjaga integritas dan profesionalisme anggotanya.
Personel Brimob Aceh Bergabung Tentara Bayaran Rusia, Diberhentikan Tak Hormat