Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

Huntara Pemerintah Pusat di Aceh Tamiang Dinilai Layak dan Manusiawi

07 Januari 2026 16:00

Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi penyintas bencana di Aceh Tamiang oleh pemerintah pusat dinilai sangat layak dan manusiawi. Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, Askhalani, mengapresiasi kualitas huntara tersebut yang memiliki akses baik, bersih, dan dilengkapi fasilitas memadai seperti WiFi dan tempat tidur layak.

Askhalani menekankan pentingnya standar seragam untuk huntara di Aceh agar penyintas bencana dapat tinggal dengan nyaman dan bermartabat. Dia juga membandingkan huntara saat ini dengan huntara pascabencana tsunami Aceh tahun 2004 yang dinilai tidak layak dan tidak nyaman.

Keunggulan Huntara Pemerintah Pusat

  • Akses yang baik: Huntara di Aceh Tamiang memiliki akses yang mudah dijangkau.
  • Bersih dan rapi: Kondisi huntara yang bersih dan tertata rapi.
  • Fasilitas memadai: Dilengkapi dengan WiFi, tempat tidur yang layak, dan ruang-ruang yang bersih.
  • Pembangunan cepat: Proses pembangunan huntara jauh lebih cepat dibandingkan pasca Tsunami 2004.

Harapan GeRAK Aceh

  • Standar seragam: Huntara di seluruh Aceh harus mengikuti standar yang sama dengan huntara di Aceh Tamiang.
  • Layak dan manusiawi: Huntara harus dibangun dengan kualitas yang layak dan manusiawi.
  • Pemulihan psikologis: Huntara yang layak dapat membantu pemulihan psikologis penyintas bencana.

Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), rencana pembangunan huntara di Aceh mencapai 36.328 unit. GeRAK Aceh berharap dengan standar yang seragam dan layak, para korban bencana di Aceh dapat tinggal dengan nyaman dan bermartabat, sebagaimana masyarakat lain yang tidak terdampak bencana.

Askhalani juga mengingatkan agar pemerintah Aceh tidak membangun huntara secara serampangan, seperti menggunakan material yang tidak layak. Hal ini dapat merusak konsentrasi dan pemulihan psikologis penyintas bencana.

Dengan adanya huntara yang layak dan manusiawi, diharapkan penyintas bencana di Aceh dapat segera pulih dan kembali beraktivitas dengan normal.

Huntara Pemerintah Pusat di Aceh Tamiang Dinilai Layak dan Manusiawi
0123456789