News
Kapolda Aceh Dorong Kolaborasi Hijau untuk Lingkungan Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, menekankan pentingnya menjaga lingkungan hidup di Aceh. Ia menyatakan bahwa pelestarian alam bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Dalam pertemuan dengan Institut Hijau Indonesia, Kapolda menjelaskan langkah-langkah konkret yang sedang diambil, termasuk pemetaan titik rawan longsor dan penanaman pohon di kawasan bekas tambang.
Program Green Policing yang dimulai sejak September 2024 menjadi salah satu upaya nyata Polda Aceh dalam menjaga lingkungan. Program ini mencakup penggantian papan bunga dengan bibit pohon dalam acara resmi dan penanaman mangrove di kawasan pesisir. Kapolda juga mendorong kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media untuk penanganan lingkungan yang berkelanjutan.
Langkah-Langkah Konkret Polda Aceh
- Pemetaan titik rawan longsor dan kawasan bekas tambang
- Penanaman berbagai jenis pohon di lokasi rawan
- Program Green Policing dengan penggantian papan bunga menjadi bibit pohon
- Penanaman mangrove di kawasan pesisir
- Kolaborasi dengan Institut Hijau Indonesia untuk agenda lanjutan
Dukungan dan Kolaborasi
- Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil, mengapresiasi kepemimpinan Kapolda Aceh yang inklusif
- Tim Institut Hijau Indonesia mengungkapkan terima kasih atas keterbukaan dan dukungan Polda Aceh
- Agenda kolaborasi lanjutan dijadwalkan pada Juli 2026
Kapolda Aceh berharap bahwa gerakan Green Leadership di Aceh dapat menjadi titik awal perubahan besar dalam menjaga kelestarian lingkungan dari hulu hingga hilir, untuk masa depan yang lebih baik.
