News
Sekolah Rakyat Lhokseumawe Tampung 1.080 Siswa, Target Rampung Juni 2026
3 hari yang lalu
Pembangunan Sekolah Rakyat di Gampong Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, resmi dimulai dengan prosesi peletakan batu pertama pada Senin (12/01/2026). Wali Kota Lhokseumawe, Dr Sayuti Abubakar, SH, MH, memimpin acara tersebut dan menekankan bahwa sekolah ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin hak dasar pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Sekolah Rakyat dirancang sebagai satuan pendidikan terpadu yang mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA, dengan total 36 rombongan belajar (rombel) dan kapasitas 1.080 siswa. Setiap rombel akan diisi maksimal 30 siswa untuk menjaga kualitas proses belajar mengajar. Pembangunan ini ditargetkan rampung pada Juni 2026 dan siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada Juli 2026.
Dampak Pendidikan dan Ekonomi
- Pembiayaan Penuh oleh Pemerintah Pusat: Seluruh biaya pembangunan dan operasional ditanggung oleh Pemerintah Pusat, termasuk standar fasilitas, tenaga pendidik, dan sistem pendidikan.
- Kapasitas Besar: Sekolah ini akan menampung 1.080 siswa dari keluarga kurang mampu, dengan setiap rombel diisi maksimal 30 siswa.
- Dampak Ekonomi Lokal: Proyek ini melibatkan pengusaha dan tenaga kerja lokal, memberikan dampak langsung terhadap perputaran ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Lhokseumawe.
Harapan dan Dukungan Masyarakat
Wali Kota Sayuti berharap masyarakat memberikan dukungan penuh agar pembangunan berjalan lancar. Ia menekankan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat akan menjadi tonggak penting dalam pemerataan pendidikan di Kota Lhokseumawe. Proyek ini diharapkan menjadi simbol pemerataan pendidikan sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam membangun masa depan anak bangsa.
Dengan dimulainya pembangunan ini, pemerintah daerah optimis Sekolah Rakyat akan menjadi pusat pendidikan berkualitas yang mampu mencetak generasi muda berdaya saing tinggi. Proyek ini diharapkan menjadi simbol pemerataan pendidikan sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam membangun masa depan anak bangsa.
