News
Bantuan Pangan dan Alat Berat dari Jusuf Kalla untuk Pemulihan Aceh
3 hari yang lalu
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, menerima bantuan kemanusiaan dari Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) M Jusuf Kalla. Bantuan ini berupa logistik pangan, alat berat, dan perlengkapan kebersihan untuk mendukung pemulihan pasca-bencana di Aceh.
Bantuan yang disalurkan menitikberatkan pada kebutuhan pangan, dukungan alat berat seperti mini eskavator, perlengkapan kebersihan, hingga mesin penyedot lumpur untuk membersihkan material sisa banjir di pemukiman warga. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas kemanusiaan PMI Nasional dalam mendukung penanganan serta pemulihan dampak bencana di Aceh.
Detail Bantuan
- Logistik Pangan: Beras, mie instan, air mineral, biskuit, dan paket makanan.
- Alat Berat: Mini eskavator dan mesin penyedot lumpur.
- Perlengkapan Kebersihan: Sapu, pel, sikat, serokan air, pengki, karbol, jerigen lipat, hygiene kit, dan perlengkapan sanitasi lainnya.
Distribusi dan Koordinasi
Seluruh bantuan kemanusiaan tersebut dikirim melalui Kapal Kemanusiaan PMI Kalla Lines II, dan segera didistribusikan secara bertahap ke berbagai wilayah terdampak di Aceh melalui koordinasi antara Pemerintah Aceh, PMI, dan pemerintah kabupaten/kota. Pemerintah Aceh memastikan seluruh bantuan yang diterima akan dimanfaatkan secara optimal, transparan, dan bertanggung jawab demi kepentingan masyarakat.
Tujuan Bantuan
Bantuan ini tidak hanya bernilai material, tetapi juga menjadi penguat semangat bagi masyarakat Aceh yang tengah berjuang bangkit dari dampak bencana. Jusuf Kalla menyampaikan bahwa PMI Nasional saat ini fokus pada proses rehabilitasi dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 2026.
Ucapan Terima Kasih
Gubernur Aceh mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Jusuf Kalla dan seluruh jajaran PMI Nasional atas bantuan yang diberikan. "Kehadiran dan bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa Aceh tidak sendiri. Ini sangat berarti bagi rakyat kami," kata Mualem usai menerima bantuan di Aceh Utara, Senin.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan proses pemulihan pasca-bencana di Aceh dapat berjalan lebih cepat dan efektif, sehingga masyarakat dapat segera kembali beraktivitas normal dan menyambut bulan suci Ramadhan dengan lebih baik.
