News
Gubernur Kaltim Bawa Bantuan dan Harapan ke Pengungsi Banjir Pidie Jaya
05 Januari 2026 16:13
Banjir hidrometeorologi yang melanda Pidie Jaya meninggalkan luka mendalam bagi ribuan warga. Di tengah duka, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, bersama istri dan tim datang membawa harapan dan bantuan langsung kepada para pengungsi.
Kedatangan rombongan disambut dengan haru oleh masyarakat Gampong Meunasah Raya. Gubernur Kaltim tidak hanya membawa bantuan materi, tetapi juga program pemulihan psikososial dan hiburan untuk mengurangi trauma yang dialami warga.
Bantuan dan Program Pemulihan
- Bantuan uang tunai sebesar Rp1 miliar diserahkan kepada Bupati Pidie Jaya untuk distribusi langsung.
- Logistik kemanusiaan seperti beras, minyak goreng, gula, serta perlengkapan ibadah seperti Al-Qur’an, mukena, dan sajadah dibagikan kepada pengungsi.
- Program psikososial dipimpin oleh Bunda Hetti Zuliani, konselor berpengalaman, untuk membantu pemulihan mental para korban.
- Hiburan dan dukungan moral dari sosok seperti Bang Joni Kapluk dan Bergek untuk mengurangi stres di pengungsian.
Distribusi Bantuan
- Bantuan disalurkan melalui Yayasan Permata Aceh Mulia (YPAM) Sigli pada 2–3 Januari 2026.
- Gampong sasaran distribusi meliputi Meunasah Raya, Dayah Usen, Meunasah Mancang, Geunteng, dan Lhok Sandeng.
- Paket logistik mencakup kebutuhan pokok, pakaian, serta perlengkapan sekolah untuk anak-anak.
Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa Aceh tidak sendirian dalam menghadapi bencana. Solidaritas dari Kalimantan Timur membawa harapan baru bagi masyarakat Pidie Jaya untuk bangkit dan pulih dari trauma banjir.
Dampak Jangka Panjang
- Program pemulihan psikososial diharapkan dapat membantu warga mengatasi trauma dan kembali beraktivitas normal.
- Bantuan materi dan logistik memberikan dukungan langsung untuk pemulihan kehidupan sehari-hari.
- Kunjungan ini memperkuat hubungan antar-daerah dalam menghadapi bencana dan menunjukkan pentingnya gotong royong.
Dengan adanya dukungan ini, masyarakat Pidie Jaya diharapkan dapat segera pulih dan membangun kembali kehidupan mereka setelah bencana.
