News
Sosiolog Sarankan Pemerintah Aceh Perkuat Ekonomi Rakyat Hadapi Krisis Global
2 jam yang lalu
Konflik di Timur Tengah antara Iran melawan gabungan Amerika Serikat dan Israel telah berlangsung lebih dari satu bulan dan mulai menimbulkan dampak serius di berbagai belahan dunia. Sejumlah negara dilaporkan telah membatasi gerak kehidupan, karena kekhawatiran terjadinya krisis bahan bakar minyak (BBM). Jika terus berlangsung dalam jangka panjang, perang tersebut juga akan berdampak pada kehidupan masyarakat hingga ke pelosok Indonesia, termasuk gampong-gampong di pedalaman Aceh.
Berkaitan dengan berbagai kemungkinan itu, Sosiolog Aceh, Prof Humam Hamid menyarankan Pemerintah Aceh untuk memperkuat ekonomi rakyat. Hal ini sebagai langkah antisipasi menghadapi dampak krisis global akibat konflik internasional yang memicu lonjakan harga energi.
Dampak Krisis Global terhadap Ekonomi Rakyat Aceh
-
Kenaikan harga BBM dan kebutuhan pokok: Menurut Prof Humam, meskipun konflik terjadi jauh dari Indonesia, dampaknya sudah mulai dirasakan masyarakat. Terutama melalui kenaikan harga bahan bakar, transportasi, dan kebutuhan pokok.
-
Sektor perikanan dan pertanian terdampak: Kenaikan harga solar berpotensi membuat nelayan kesulitan melaut. Biaya produksi di sektor pertanian dan perkebunan juga akan meningkat, mulai dari penggunaan alat hingga ongkos angkut hasil pertanian.
-
Program padat karya: Humam menekankan pentingnya langkah konkret Pemerintah Aceh dalam menjaga daya beli masyarakat dan memastikan ekonomi tetap bergerak di tingkat bawah. Ia mendorong program padat karya, khususnya melalui skema cash for work dengan memanfaatkan tenaga lokal.
-
Distribusi pupuk subsidi: Prof Humam juga mengingatkan pentingnya memastikan distribusi pupuk subsidi tetap lancar di tengah tekanan ekonomi yang meningkat.
Langkah Strategis Pemerintah Aceh
-
Memanfaatkan sumber energi di Andaman: Prof Humam menilai, bahwa Pemerintah Aceh tidak bisa sepenuhnya lepas dari dampak kebijakan global dan nasional. Namun tetap memiliki ruang untuk memperkuat kebijakan yang berpihak pada masyarakat. Ia mendorong Pemerintah Aceh untuk memanfaatkan sumber energi di Andaman yang dapat segera beroperasi dan memberi keuntungan besar untuk Tanah Rencong.
-
Berimajinasi lebih jauh: Humam juga memberikan saran agar petinggi-petinggi di Aceh berimajinasi lebih jauh, memikirkan langkah ke depan setelah perang Timur Tengah selesai. Salah satunya adalah mengupayakan sumber energi yang ada di Andaman dapat segera beroperasi dan memberi keuntungan besar untuk Tanah Rencong.
