News
Lumpur dan Debu Masih Menyelimuti Aceh Tamiang Dua Bulan Pascabanjir
8 jam yang lalu
Hampir dua bulan pascabanjir bandang, lumpur dan debu masih menyelimuti Aceh Tamiang. Tumpukan lumpur setinggi orang dewasa masih terlihat di depan kantor Bawaslu Tamiang, sementara debu tebal mengganggu jarak pandang pengendara di malam hari.
Warga terpaksa hati-hati saat melintasi area yang terkena dampak, dan harapan untuk segera membersihkan lumpur dan sampah sisa banjir masih belum terwujud.
Dampak Lingkungan dan Kehidupan Sehari-hari
- Lumpur setinggi orang dewasa masih terlihat di depan kantor Bawaslu Tamiang di Kampung Kesehatan, Kecamatan Karang Baru.
- Kubangan lumpur berwarna pekat masih terlihat di sekitar jalan pasar Kampung Lintang Atas, Kecamatan Kuala Simpang.
- Debu sisa lumpur yang telah kering menutupi udara di Bumi Muda Sedia, mengganggu jarak pandang pengendara di malam hari.
- Warga terpaksa menggunakan masker dan penutup mata untuk melindungi diri ketika melintas di jalan raya.
Harapan untuk Pemulihan
- Ketua Bawaslu Aceh Tamiang, Imran, berharap tumpukan lumpur dapat segera dibersihkan atau dipindah ke tempat lain.
- Tempat Pembuangan Akhir (TPA) belum beroperasi, sehingga lumpur-lumpur masih berada di depan Kantor Bawaslu Tamiang.
- Imran berharap lumpur dan sampah sisa banjir bandang di Aceh Tamiang dapat segera dibersihkan agar warga dapat beraktivitas seperti sedia kala.
Kondisi Jalan Lintas Sumatra
- Jalan lintas Sumatra atau Jalan Banda Aceh-Medan di kawasan Aceh Tamiang belum sepenuhnya normal seperti sebelum bencana.
- Debu tebal yang berterbangan turut mengganggu jarak pandang pengendara, terutama di malam hari.
Harapan untuk pemulihan Aceh Tamiang pascabanjir masih belum terwujud sepenuhnya, dengan lumpur dan debu yang masih menyelimuti wilayah tersebut. Warga berharap agar pemulihan dapat segera dilakukan agar kehidupan dapat kembali normal.
Dampak Jangka Panjang
- Lingkungan: Lumpur dan debu yang masih menyelimuti wilayah dapat menyebabkan masalah kesehatan bagi warga, terutama masalah pernapasan.
- Ekonomi: Kondisi jalan yang belum sepenuhnya normal dapat mengganggu aktivitas ekonomi warga, terutama bagi pedagang dan pengusaha kecil.
- Sosial: Warga yang terpaksa hati-hati saat melintasi area yang terkena dampak dapat mengalami gangguan dalam aktivitas sehari-hari, termasuk pendidikan dan pekerjaan.
Dengan kondisi yang masih belum pulih sepenuhnya, harapan untuk pemulihan Aceh Tamiang pascabanjir masih menjadi prioritas utama bagi warga dan pemerintah setempat.
