News
Harga Cabai Rawit di Sabang Tembus Rp80 Ribu, Warga Kurangi Pembelian
5 hari yang lalu
Harga cabai rawit di pasar tradisional Kota Sabang mencapai Rp80 ribu per kilogram, sementara cabai merah dan hijau stabil di Rp33 ribu per kilogram. Kenaikan harga cabai rawit disebabkan oleh pasokan terbatas dan cuaca tidak menentu.
Warga mengurangi pembelian cabai rawit, sementara pedagang berharap distribusi bahan pangan lancar. Stabilnya harga kebutuhan pokok lainnya sedikit membantu daya beli masyarakat.
Dampak Harga Cabai Rawit
- Harga cabai rawit mencapai Rp80 ribu per kilogram, tertinggi dibandingkan cabai merah dan hijau.
- Pasokan terbatas dan cuaca tidak menentu menjadi penyebab utama kenaikan harga.
- Warga mengurangi pembelian cabai rawit karena harganya yang tinggi.
Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok
- Harga cabai merah dan hijau stabil di Rp33 ribu per kilogram.
- Harga bawang putih dan bawang merah masing-masing Rp45 ribu per kilogram, sementara bawang bombay Rp40 ribu per kilogram.
- Stabilnya harga kebutuhan pokok membantu daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
Harapan Pedagang dan Warga
- Pedagang berharap kondisi cuaca membaik agar distribusi bahan pangan berjalan lancar.
- Warga berharap pasokan cabai rawit kembali normal sehingga harga bisa turun dan kebutuhan rumah tangga terpenuhi dengan lebih baik.
Dengan stabilnya harga kebutuhan pokok lainnya, masyarakat Sabang dapat mengatur pengeluaran dengan lebih baik, meskipun harga cabai rawit masih menjadi keluhan sebagian pembeli.
Kondisi Pasar Sabang
- Pasar tradisional Sabang menunjukkan stabilitas harga untuk sebagian besar kebutuhan pokok.
- Cabai rawit menjadi satu-satunya komoditas dengan harga tinggi, mencapai Rp80 ribu per kilogram.
- Warga dan pedagang berharap kondisi cuaca membaik untuk mendukung distribusi bahan pangan yang lebih lancar.
Dengan demikian, meskipun harga cabai rawit masih tinggi, stabilitas harga kebutuhan pokok lainnya memberikan sedikit kelegaan bagi masyarakat Sabang.
