News
Harga Telur di Aceh Singkil Turun Jadi Rp 57 Ribu per Papan, Pasokan Lancar
07 Januari 2026 11:08
Harga telur ayam broiler di tingkat pedagang eceran di Kabupaten Aceh Singkil mengalami penurunan. Saat ini, harga telur dijual Rp 57 ribu per papan isi 30 butir, turun dari sebelumnya yang sempat menyentuh Rp 65 ribu per papan di pedagang eceran sepanjang Desember 2025.
Penurunan harga ini disebabkan oleh lancarnya pasokan telur dari Sumatera Utara. Sebelumnya, kenaikan harga dipicu oleh terganggunya pasokan akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh Singkil.
Dampak Penurunan Harga Telur
- Harga satuan: Telur kini dibanderol Rp 2.000 per butir atau Rp 10 ribu untuk lima butir. Sebelumnya, Rp 10 ribu hanya mendapatkan empat butir.
- Persediaan melimpah: Pasokan telur di tingkat pedagang eceran cukup melimpah seiring dengan lancarnya distribusi.
- Ketergantungan pasokan: Kebutuhan telur ayam broiler di Aceh Singkil seluruhnya masih dipasok dari wilayah Sumatera Utara.
Kendala Budidaya Ayam Petelur
- Ketersediaan pakan: Faktor utama kendala budidaya ayam petelur di Aceh Singkil adalah ketersediaan pakan ternak yang juga harus didatangkan dari Sumatera Utara.
- Kurang efisien: Warga lebih memilih menjadi pemasok telur dibandingkan membudidayakan ayam petelur karena pakan yang dibeli dari Medan kerap terlambat akibat kendala transportasi.
- Intervensi pemerintah: Diperlukan intervensi Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil untuk memastikan ketersediaan pakan ayam petelur di daerah dengan harga yang mampu bersaing dengan Medan.
Dengan intervensi pemerintah, masyarakat diharapkan tertarik mengembangkan usaha budidaya ayam petelur secara lokal, mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah, dan meningkatkan ketahanan pangan lokal.
Dampak Jangka Panjang
- Peningkatan ekonomi lokal: Budidaya ayam petelur lokal dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah.
- Ketahanan pangan: Dengan adanya budidaya lokal, ketahanan pangan di Aceh Singkil dapat lebih terjamin, terutama dalam menghadapi bencana atau gangguan pasokan.
- Pemberdayaan masyarakat: Intervensi pemerintah dalam penyediaan pakan ternak dapat memberdayakan masyarakat untuk mengembangkan usaha budidaya ayam petelur.
