News
567 Mahasiswa dan Santri Nagan Raya Terima Bantuan Pendidikan 2026
13 Januari 2026 22:38
Pemerintah Kabupaten Nagan Raya mengumumkan hasil seleksi administrasi dan verifikasi lapangan calon penerima bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa berprestasi dan santri dari keluarga kurang mampu. Sebanyak 567 peserta dinyatakan lulus dan berhak menerima bantuan pada Tahun Anggaran 2026.
Bupati Nagan Raya, TR. Keumangan, melalui Plt. Sekda Zulkifli, menyatakan bahwa jumlah tersebut terdiri atas 66 mahasiswa dan 501 santri yang telah memenuhi syarat setelah melalui tahapan seleksi administrasi dan validasi faktual di lapangan.
Detail Seleksi
- Mahasiswa: 66 lulus, 54 revisi berkas, 17 ditolak.
- Santri: 501 lulus, 136 revisi berkas, 322 ditolak.
Persyaratan dan Proses
- Calon penerima yang lulus harus menyerahkan berkas asli dan menandatangani Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) bermaterai Rp10.000.
- Calon penerima yang tidak lulus dapat mengajukan sanggahan dalam 5 hari kerja, mulai tanggal 14 hingga 21 Januari 2026.
- Pengajuan sanggahan harus disertai dengan berkas asli yang telah diperbaiki dan dokumen pendukung lain.
Penyaluran Dana
- Apabila sanggahan tidak diajukan dalam jangka waktu yang telah ditentukan, yang bersangkutan dinyatakan gugur.
- Panitia akan menetapkan nama-nama penerima bantuan biaya pendidikan melalui Keputusan Bupati untuk segera dilakukan penyaluran.
Informasi selengkapnya dapat diunduh melalui tautan https://s.id/gpNZC atau melalui website resmi Pemkab Nagan Raya.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat meringankan beban pendidikan bagi mahasiswa dan santri dari keluarga kurang mampu di Nagan Raya, serta mendorong peningkatan kualitas pendidikan di daerah tersebut.
Dampak Jangka Panjang
- Meningkatkan akses pendidikan bagi mahasiswa dan santri dari keluarga kurang mampu.
- Mendukung pengembangan sumber daya manusia di Nagan Raya.
- Mendorong peningkatan kualitas pendidikan di daerah tersebut.
Nilai Edukasi
- Memberikan informasi yang jelas dan transparan mengenai proses seleksi dan penyaluran bantuan pendidikan.
- Mendorong masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan baik.
- Meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan bagi generasi muda.
