News
Hunian Korban Banjir Aceh Tamiang Dapat WiFi Gratis dari Telkom
02 Januari 2026 12:17
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memperkuat konektivitas digital di Hunian Danantara (Huntara) bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Program ini merupakan wujud kehadiran negara untuk memastikan masyarakat terdampak bencana dapat kembali tinggal secara layak.
Fasilitas di dalamnya termasuk WiFi gratis agar masyarakat tetap terhubung, memperoleh informasi, serta mempermudah koordinasi bantuan selama masa pemulihan. Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah dan BUMN menjadi komitmen kuat dalam mempercepat pemulihan pascabencana.
Fasilitas dan Infrastruktur
- 28 access point (AP) WiFi disediakan pada tahap awal, terdiri dari tiga AP di area depan Huntara dan 25 AP di dalam kawasan hunian.
- Satu Access Point WiFi Managed Service (WMS) berkapasitas 100 Mbps ditempatkan di Posko TelkomGroup Huntara.
- 63 AP WMS akan dihadirkan di seluruh area Huntara untuk memastikan konektivitas yang andal dan merata.
Dukungan Jaringan Seluler
- Telkomsel memastikan kapasitas jaringan memadai melalui dukungan Base Transceiver Station (BTS) dari wilayah Karang Baru dan Aceh Tamiang.
- Satu Mobile BTS (Combat) ditempatkan langsung di area Huntara untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan.
Program ini diharapkan dapat mendukung pemulihan pascabencana dan meningkatkan kualitas hidup warga Aceh Tamiang yang terdampak banjir. Dengan adanya fasilitas WiFi gratis, masyarakat dapat tetap terhubung dan memperoleh informasi penting selama masa pemulihan.
Target dan Komitmen
- 15.000 unit Huntara ditargetkan siap untuk dihuni dalam tiga bulan ke depan.
- TelkomGroup berkomitmen untuk terus mendukung layanan telekomunikasi digital di seluruh kawasan Huntara seiring berjalannya pembangunan.
Dengan sinergi antara Danantara dan BUMN, diharapkan masyarakat terdampak bencana dapat segera menempati hunian yang aman dan nyaman, serta tetap terhubung dengan dunia digital.
Dampak Jangka Panjang
- Meningkatkan kualitas hidup masyarakat terdampak banjir.
- Mempercepat pemulihan pascabencana melalui konektivitas digital.
- Mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di kawasan Huntara.
