Hunian sementara (huntara) di Dusun Teungoh, Gampong Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara terancam longsor dan sering terendam air hujan. Kondisi ini membuat penghuni huntara harus bekerja bakti untuk membuat saluran pembuangan darurat menggunakan alat seadanya.
Tanah di bagian belakang huntara yang dibangun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ambles, dan lantai di bagian dapur sudah retak. Lumpur menumpuk di sepanjang lorong antara huntara, menyulitkan orang berlalu lalang.
Kondisi Huntara
- 800 jiwa penyintas banjir tinggal di dua titik huntara dengan 59 Kepala Keluarga (KK).
- 114 unit huntara di Dusun Teungoh terendam saat hujan deras.
- Tidak adanya saluran pembuangan yang memadai menyebabkan air hujan masuk ke dalam huntara.
Harapan Penghuni
- Penghuni huntara berharap pemerintah segera membangun hunian tetap (huntap).
- Mereka juga berharap pemerintah memperbaiki saluran pembuangan untuk mencegah genangan air hujan.
Keuchik Gampong Buket Linteung, Mansur, mengatakan bahwa ia sudah mengomunikasikan masalah ini kepada Danramil Langkahan dan vendor-nya. Ia berharap perbaikan segera dilakukan untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh penghuni huntara.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaNelayan Aceh Waspada Gelombang 4 Meter dan Hujan Lebat BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Aceh pada 22-24 Mei 2026, memprediksi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di sejumlah
BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk...
Warga Langkahan Dapat 7 Lokasi Huntap Baru Pasca Banjir","PublicImpact":88,"Credibility":80,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":85,"Education":70,"FinalScore":82,"Summary":"Pemkab Aceh UtaraMen
Syarat lokasi relokasi harus bebas dari zona merah banjir. Salah satunya jarak lokasi dari bibir sungai minimal lebih dari 100 meter
APDESI Aceh Khawatir, Minta Gampong Terlibat dalam JKA Baru
BANDA ACEH - Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh, Bahrul Fazal, meminta Pemerintah Aceh melibatkan perwakilan...
: developer perumahan aceh hadapi lonjakan harga batu bata hingga rp1.200
“Jika kondisi ini terus berlangsung tanpa perhatian serius, kami khawatir banyak developer di Aceh ambruk.” ZULKIFLI HM JUNED, Ketua DPD REI Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.