News
Huntara Tahap Pertama Rampung di Aceh Timur, Warga Pante Rambong Dapat Tempat Tinggal Sementara
6 jam yang lalu
Pemerintah Kabupaten Aceh Timur telah merampungkan pembangunan hunian sementara (Huntara) tahap pertama bagi korban banjir di Desa Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari. Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, pada Jumat (16/1/2026), dengan penyerahan simbolis kunci Huntara kepada warga terdampak.
Hunian sementara ini dibangun di atas tanah milik korban banjir sebagai solusi cepat untuk menampung warga yang kehilangan rumah akibat bencana. Pembangunan Huntara dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan dukungan pemerintah daerah.
Pola Pembangunan Huntara
- Huntara Komunal: Dibangun secara bersama-sama di lokasi tertentu untuk menampung banyak keluarga.
- Huntara Insitu: Hunian sementara yang dibangun di atas tanah milik masing-masing korban bencana.
Tim Verifikasi Data
- Pemkab Aceh Timur membentuk tim verifikasi khusus untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak.
- Tim ini melibatkan BNPB, BPBD, Kejaksaan, dan Kepolisian.
- Tujuan utama adalah agar tidak ada bantuan yang salah sasaran dan memastikan transparansi serta akuntabilitas dalam setiap proses penyaluran bantuan.
Ajakan kepada Masyarakat
- Bupati Al-Farlaky mengajak masyarakat agar proaktif berkomunikasi dengan kepala desa terkait pendataan.
- Pentingnya memastikan setiap warga terdampak masuk dalam daftar penerima bantuan.
- Masyarakat diharapkan menanyakan langsung kepada kepala desa apakah dirinya sudah terdata atau belum.
Dengan rampungnya Huntara tahap pertama, pemerintah berharap warga terdampak banjir dapat segera memiliki tempat tinggal layak meski bersifat sementara. Kehadiran Huntara diharapkan mampu mengurangi beban pengungsi dan memberi waktu bagi pemerintah untuk menyiapkan hunian permanen di masa mendatang.
Dampak Jangka Panjang
- Huntara memberikan solusi sementara bagi warga yang kehilangan rumah akibat banjir.
- Pembangunan Huntara diharapkan dapat mengurangi beban pengungsi dan memberikan waktu bagi pemerintah untuk menyiapkan hunian permanen.
- Transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
