News
Guru Olahraga dan PGRI Bersihkan Tiga Sekolah Dampak Banjir di Pidie
4 hari yang lalu
Banjir yang melanda Kabupaten Pidie pada November 2025 meninggalkan dampak yang cukup parah, termasuk di sektor pendidikan. Tiga sekolah dasar, yaitu SDN Dayah Tanoh, SDN 1 Adan, dan SDN Yaman, menjadi salah satu korban banjir tersebut. Ruang kelas di sekolah-sekolah tersebut terimbun lumpur, membuat aktivitas belajar mengajar terhambat.
Untuk membantu pemulihan, guru olahraga tergabung dalam Ikatan Guru Olahraga (IGOR) wilayah V Mutiara dan pengurus PGRI Pidie melakukan kegiatan bersih-bersih lumpur di tiga sekolah tersebut. Kegiatan ini melibatkan ASN, PPPK, dan PPPK Paruh Waktu yang bertugas di wilayah kecamatan Mutiara. Selain itu, Kabid GTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pidie, Heryadi SAg MPd, juga turut serta dalam kegiatan ini.
Dampak Banjir di Sekolah
- SDN Dayah Tanoh, SDN 1 Adan, dan SDN Yaman menjadi sasaran utama kegiatan bersih-bersih.
- Ruang kelas di sekolah-sekolah tersebut terimbun lumpur akibat banjir.
- Aktivitas belajar mengajar terhambat akibat kerusakan yang ditimbulkan.
Kegiatan Bersih-Bersih
- Guru olahraga dan pengurus PGRI Pidie membersihkan lumpur di ruang kelas.
- Kegiatan ini melibatkan ASN, PPPK, dan PPPK Paruh Waktu.
- Kabid GTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pidie juga turut serta.
Harapan dan Semangat Pemulihan
- Harapan dari kegiatan ini adalah agar ruang belajar dapat segera digunakan kembali.
- Kegiatan ini sebagai bentuk empati dan solidaritas antar sesama.
- Banjir yang terjadi diharapkan dapat menumbuhkan semangat untuk bangkit kembali, terutama di sektor pendidikan.
Dengan kegiatan bersih-bersih ini, diharapkan sekolah-sekolah yang terdampak banjir dapat segera pulih dan aktivitas belajar mengajar dapat berjalan kembali dengan normal. Semangat gotong royong dan solidaritas dari guru olahraga dan pengurus PGRI Pidie patut diapresiasi sebagai contoh nyata kepedulian terhadap pendidikan di Aceh.
"Badai pasti akan berlalu," ujar Wakil Ketua PGRI Pidie, Faisal, S.Ag, M.Si, mengingatkan bahwa kesabaran dan semangat pantang menyerah adalah kunci untuk bangkit dari musibah.
