News
Illiza Sa'aduddin Djamal Salurkan Bantuan Pendidikan dan APEKSI ke Aceh Tamiang
07 Januari 2026 21:01
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal kembali mengunjungi Aceh Tamiang pascabencana untuk memberikan perlengkapan sekolah kepada anak-anak setempat dan menyalurkan bantuan dari Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI). Kunjungan ini bukan hanya untuk menghantarkan bantuan, tetapi juga untuk memulihkan masa depan pendidikan daerah tersebut.
Saat tiba di Aceh Tamiang, Illiza langsung menuju SDN 2 Tualang Cut, di mana ia menghabiskan waktu bersama para murid dan dewan guru hingga siang hari. Ia membagikan perlengkapan sekolah seperti seragam, tas, dan buku, serta menyerahkan bantuan kepada dewan guru dan peralatan penunjang untuk sekolah tersebut.
Bantuan untuk Desa Babo
Usai bertemu para murid SDN 2 Tualang Cut, Illiza bergerak menuju Desa Babo, sebuah pemukiman penduduk yang terdampak paling parah di Kecamatan Bandar Pusaka Aceh Tamiang. Illiza dan rombongan harus menempuh puluhan kilometer dengan waktu lebih kurang tiga jam, melewati jalan terjal berliku dan terkadang harus berhati-hati dan berhenti ketika melewati jalanan yang sudah longsor untuk tiba di lokasi.
Tiba di lokasi menjelang petang, Illiza disambut Datok (Kepala Desa) Babo M Saleh di Masjid Babussalam. Ia dan rombongan dipandu sang kepala desa untuk melihat setiap sudut desa yang mengalami kerusakan parah akibat dihantam banjir bandang. Dalam kesempatan tersebut, Illiza menyerahkan Bantuan Tahap III (akhir Desember) APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia) sumbangan masyarakat Kota Mojokerto.
Dampak Kunjungan
- Perlengkapan sekolah seperti seragam, tas, dan buku dibagikan kepada murid SDN 2 Tualang Cut.
- Bantuan kepada dewan guru dan peralatan penunjang untuk sekolah.
- Bantuan APEKSI sumbangan masyarakat Kota Mojokerto disalurkan kepada Desa Babo.
- Kunjungan ini bertujuan untuk memulihkan masa depan pendidikan daerah tersebut.
Kunjungan Illiza Sa'aduddin Djamal ke Aceh Tamiang menunjukkan komitmennya dalam membantu pemulihan pendidikan dan masyarakat yang terdampak bencana. Dengan bantuan yang diberikan, diharapkan dapat memperbaiki kondisi pendidikan dan kehidupan masyarakat di daerah tersebut.
