News
3.692 Rumah Baru untuk Korban Banjir Bireuen, Tanpa Tanah Segera Koordinasi
06 Januari 2026 21:01
Banjir bandang yang melanda Kabupaten Bireuen pada akhir November 2025 meninggalkan kerusakan parah. Pemerintah Kabupaten Bireuen berkomitmen membangun 3.692 unit hunian tetap (Huntap) untuk korban yang rumahnya hilang atau rusak berat. Data ini tersebar di 17 kecamatan terdampak.
Pemkab Bireuen telah menyiapkan 900 alas hak tanah untuk pembangunan Huntap. Namun, bagi korban yang tidak memiliki tanah, solusi terbaik adalah melalui musyawarah di tingkat gampong. Korban diminta segera berkoordinasi dengan perangkat desa dan pihak kecamatan untuk mendapatkan lokasi pembangunan rumah.
Pembangunan Huntap
- 3.692 unit Huntap akan dibangun oleh vendor yang ditunjuk BNPB.
- 900 alas hak tanah siap digunakan untuk pembangunan.
- Korban tanpa tanah dapat membangun di lokasi lain, bahkan lintas kecamatan, asalkan administrasi tanah jelas.
Bantuan Pangan
- 660 ton beras telah didistribusikan kepada sekitar 16.000 kepala keluarga (KK) terdampak banjir.
- Setiap KK menerima jatah 40 kilogram beras.
- Semua gantong di Bireuen telah menerima bantuan dari Pemerintah Pusat dan Pemkab Bireuen.
Musyawarah dan Koordinasi
- Musyawarah menjadi kunci penyelesaian masalah lahan.
- Korban diminta segera berkoordinasi dengan perangkat desa dan pihak kecamatan.
- Pemkab Bireuen menekankan pentingnya legalitas tanah agar setiap rumah yang dibangun memiliki kepastian hukum.
Dengan adanya program pembangunan Huntap dan distribusi bantuan pangan, Pemkab Bireuen berharap masyarakat korban banjir dapat segera bangkit dari keterpurukan. Pemerintah juga menekankan pentingnya legalitas tanah agar setiap rumah yang dibangun memiliki kepastian hukum dan dapat menjadi hunian layak bagi warga terdampak.
Pendataan Korban
- Pendataan dilakukan secara detail by name by address.
- Data korban banjir dikumpulkan melalui BPBD.
- Pemerintah kabupaten bersama para camat di 17 kecamatan berusaha semaksimal mungkin agar masyarakat korban banjir di gampong-gampong terlayani kebutuhan sandang dan pangan mereka.
