News
Praja IPDN Bantu Pemulihan Layanan Publik di Aceh Tamiang Pasca Bencana
05 Januari 2026 20:28
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk bekerja keras membantu pemulihan layanan publik di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Mereka juga memberikan dukungan moral kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan warga pengungsi di daerah tersebut.
Tito menekankan bahwa pemulihan pasca bencana diukur dari tiga aspek utama: berjalannya fungsi pemerintahan secara normal, terkoneksinya sarana publik, serta kembalinya aktivitas perekonomian masyarakat. Ia juga mengapresiasi upaya Kementerian Kesehatan dan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mendukung pemulihan di daerah terdampak.
Dukungan Pemulihan di Aceh Tamiang
- Praja IPDN ditugaskan untuk membantu pemulihan layanan publik dan memberikan dukungan moral kepada Forkopimda dan warga pengungsi.
- Indikator keberhasilan pemulihan meliputi fungsi pemerintahan, sarana publik, dan aktivitas ekonomi.
- Kemenkes telah berhasil memulihkan hampir semua rumah sakit umum daerah yang terdampak bencana.
- KemenUMKM melakukan pendampingan intensif untuk memulihkan aktivitas pasar, warung, toko, dan restoran di daerah terdampak.
Tito juga menyatakan bahwa jika proses pemulihan berlangsung cepat, praja IPDN dapat ditugaskan ke daerah lain yang terdampak bencana, seperti Aceh Utara, Aceh Timur, hingga Gayo Lues. Hal ini merupakan komitmen Kemendagri bersama seluruh pihak dalam mendukung pemulihan pasca bencana di Aceh.
Komitmen Pemulihan Pasca Bencana
- Kemendagri berkomitmen untuk mendukung pemulihan pasca bencana bersama pemerintah daerah setempat.
- Praja IPDN dapat ditugaskan ke daerah lain yang terdampak bencana jika pemulihan di Aceh Tamiang berlangsung cepat.
- Kemenkes dan KemenUMKM telah menunjukkan upaya nyata dalam mendukung pemulihan di daerah terdampak bencana.
Dengan adanya dukungan dari berbagai kementerian dan praja IPDN, diharapkan pemulihan pasca bencana di Aceh Tamiang dapat berjalan dengan cepat dan efektif, sehingga kehidupan masyarakat dapat kembali normal.
