News
Inong Balee Aceh Selatan Galang Dana untuk Korban Banjir Bakongan
05 Januari 2026 21:15
Yayasan Askarimah Mandiri Aceh (AMA) menggelar aksi penggalangan dana bagi korban banjir di Kecamatan Bakongan, Aceh Selatan. Aksi ini menjadi penanda kuat bahwa semangat kepedulian eks kombatan perempuan Aceh atau Inong Balee tetap hidup dan bergerak membantu sesama di tengah krisis kemanusiaan.
Kegiatan kemanusiaan tersebut melibatkan seluruh jajaran pengurus Yayasan Askarimah Mandiri Aceh. Sejak pagi, para relawan menyebar di sejumlah titik strategis, menyapa warga, mengajak berdonasi, dan menyampaikan pesan solidaritas untuk para korban banjir.
Solidaritas dan Kepedulian
- Kehadiran Tek Dang, nenek bersuara emas yang viral di media sosial, mengundang simpati warga dan menjadi simbol kuat bahwa kepedulian lintas generasi masih terjaga di Aceh Selatan.
- Danton Lela, Nurhayani, dan Nurhayati juga hadir dalam kegiatan ini, menunjukkan dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat.
- Salah seorang peserta, Yus Loreng, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penggalangan dana, melainkan wujud tanggung jawab moral dan solidaritas sosial Askarimah terhadap rakyat Aceh yang terdampak bencana.
Dampak dan Harapan
- Penggalangan dana tidak berhenti di Bakongan. Dalam beberapa hari ke depan, kegiatan serupa akan digelar di berbagai kecamatan di Aceh Selatan, baik melalui metode door to door maupun penggalangan di pusat-pusat keramaian.
- Koordinator Aksi Peduli Askarimah Aceh Selatan, Kasmaida alias Kak Kas, mengajak para dermawan, pelaku usaha, dan masyarakat luas untuk turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut.
- Kak Kas menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam penanganan bencana, tidak hanya bantuan darurat, tetapi juga pemulihan jangka panjang bagi masyarakat terdampak.
Komitmen dan Kepedulian
- Kasmaida menegaskan bahwa gerakan ini lahir dari kesadaran kolektif dan nilai perjuangan yang masih dipegang teguh oleh Askarimah.
- Ia menjelaskan bahwa kehadiran Askarimah di tengah masyarakat bukan untuk kepentingan simbolik, melainkan sebagai bentuk nyata keberpihakan kepada rakyat kecil.
- Aksi penggalangan dana tersebut mendapat respons positif dari masyarakat, menunjukkan bahwa semangat kepedulian dan solidaritas masih kuat di Aceh Selatan.
